Senyum Sehat: Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SD Negeri 5 Benteng

  • Whatsapp
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi siswa kelas I UPT SD Negeri 5 Benteng, Kelurahan Panreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi siswa kelas I UPT SD Negeri 5 Benteng, Kelurahan Panreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini mengusung tema “Senyum Sehat: Edukasi Interaktif Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Benteng” sebagai bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

Program ini merupakan salah satu kegiatan yang dirancang dalam TOR sebagai edukasi interaktif menggunakan penyuluhan, demonstrasi, dan evaluasi pretest–posttest.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dan data Poli Gigi dan Mulut Puskesmas Manisa, kasus gigi berlubang serta penyakit pulpa dan periapikal masih banyak ditemukan pada anak sekolah dasar.

Selain itu, hasil observasi awal menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum memahami teknik menyikat gigi yang benar, belum mengetahui waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta masih memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk melaksanakan edukasi sebagai langkah pencegahan terhadap karies yang dapat berkembang menjadi penyakit pulpa dan periapikal.

Materi edukasi disampaikan secara interaktif menggunakan media presentasi yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, penyebab terjadinya gigi berlubang, dampak karies terhadap kesehatan, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta teknik menyikat gigi yang baik dan benar.

Penyampaian materi juga dilengkapi dengan demonstrasi menggunakan model gigi dan sikat gigi sehingga peserta dapat mempraktikkan secara langsung teknik menyikat gigi yang telah dipelajari.

Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan diawali dengan pemberian pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut.

Setelah penyampaian materi dan demonstrasi selesai, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai evaluasi akhir. Metode ini digunakan untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan edukasi, sekaligus menjadi indikator keberhasilan program dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti demonstrasi menyikat gigi, serta berpartisipasi dalam sesi tanya jawab yang berlangsung komunikatif.

Suasana belajar yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar.

Pihak SD Negeri 5 Benteng memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Pendekatan edukasi yang interaktif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dinilai sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar sehingga materi dapat diterima dengan lebih baik.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan gigi anak di lingkungan sekolah.

Program “Senyum Sehat: Edukasi Interaktif Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Benteng” merupakan bagian dari pengabdian masyarakat Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin yang berfokus pada upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa dapat membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini, sehingga risiko terjadinya karies, penyakit pulpa, dan infeksi periapikal dapat diminimalkan.

Dengan demikian, anak-anak diharapkan dapat tumbuh dengan kesehatan gigi yang lebih baik, mendukung proses belajar, serta meningkatkan kualitas hidup mereka di masa mendatang.