PELAKITA.ID — Program Bina Desa Batch 2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) resmi dimulai pada Kamis, 24 September 2026, di UPT SPF SD Inpres Kera-Kera, Makassar.
Pembukaan yang berlangsung pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri Kepala Seksi Ekonomi dan Bangsa Kelurahan Tamalanrea, Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Kera-Kera, serta Wakil Dekan I FKM Unhas.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa FKM Unhas turut menjalankan JEDAG-JEDUG atau Jejak Dedikasi Anak Gemar Jajan Edukatif dan Utamakan Gizi, sebuah program edukasi yang menyasar siswa kelas 5 UPT SPF SD Inpres Kera-Kera.
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan siswa dalam mengenali dan memilih jajanan yang sehat, aman, serta memiliki nilai gizi yang baik.
Kegiatan JEDAG-JEDUG diawali dengan pre-test menggunakan metode teka-teki silang interaktif untuk memetakan pengetahuan awal siswa mengenai jajanan sehat.
Setelah itu, siswa memperoleh materi edukasi mengenai karakteristik jajanan sehat, pentingnya makanan bergizi bagi pertumbuhan, serta dampak yang dapat muncul akibat konsumsi makanan dan minuman dengan bahan tambahan secara berlebihan.
Proses edukasi kemudian diperkuat melalui kegiatan praktik membaca label kemasan dengan menggunakan sejumlah contoh makanan dan minuman yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi juga disampaikan melalui video edukasi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mereka dalam memilih jajanan.
Pada bagian akhir, siswa kembali mengikuti post-test dengan metode teka-teki silang yang sama untuk melihat perkembangan pemahaman setelah memperoleh rangkaian materi dan praktik edukasi.
Pendekatan tersebut membuat proses pembelajaran tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi sekaligus memberi kesempatan kepada siswa untuk menguji kembali pengetahuan yang telah mereka peroleh.
Melalui JEDAG-JEDUG, siswa diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi jajanan sehat, tetapi juga mampu menerapkannya ketika memilih makanan dan minuman sehari-hari.
Salah satu keterampilan yang diperkenalkan adalah prinsip Cek KLIK, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
Pembiasaan tersebut diharapkan dapat membantu anak menjadi konsumen yang lebih cermat, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan sejak usia sekolah. Edukasi mengenai pilihan pangan yang sehat juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat terbawa hingga tahap pertumbuhan berikutnya.
Program JEDAG-JEDUG sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa FKM Unhas dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukasi sejak usia dini.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 3: Good Health and Well-Being, sekaligus memperkuat pelaksanaan Bina Desa Batch 2 FKM Unhas di UPT SPF SD Inpres Kera-Kera.
Kalau ingin, saya juga bisa membuat versi lebih khas Pelakita.ID, dengan pembuka yang lebih humanis dan menonjolkan cerita anak-anak, jajanan sekolah, serta relevansinya dengan kesehatan masyarakat.
___
Editor: Aisya Sofianita Kamaruddin









