PELAKITA.ID- Makassar, 24 September 2026 – Mahasiswa Universitas Hasanuddin melalui Program Bina Desa Batch II Tahun 2026 melaksanakan kegiatan GEMBIRA (Gerakan Masyarakat Bugar dan Ceria) di Desa Kera-Kera, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kota Makassar.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat meningkatkan aktivitas fisik sebagai salah satu upaya sederhana dalam menjaga kesehatan dan mengurangi risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).
Pelaksanaan GEMBIRA dilatarbelakangi oleh masih banyaknya masyarakat yang memiliki aktivitas fisik rendah.
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekitar 37,4% penduduk Indonesia berusia 10 tahun ke atas masih tergolong kurang melakukan aktivitas fisik. Kurangnya aktivitas fisik dapat menjadi salah satu faktor risiko munculnya berbagai penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, dan obesitas.
Kondisi serupa juga menjadi perhatian dunia, dengan WHO memperkirakan sekitar 31% orang dewasa belum memenuhi anjuran aktivitas fisik yang direkomendasikan.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa FKM Unhas mengemas GEMBIRA melalui kegiatan edukasi kesehatan dan senam bersama.
Pendekatan ini dipilih karena mudah dilakukan dan dapat diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat. Selain mendorong kebiasaan hidup aktif, kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama antara mahasiswa, pemerintah setempat, kader kesehatan, dan masyarakat.
Penanggung Jawab Program Bina Desa GEMBIRA, Wendy Berlina, menyampaikan bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga kebugaran tidak harus membutuhkan biaya besar ataupun fasilitas yang khusus. Aktivitas fisik bisa dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara rutin. Dengan adanya edukasi dan senam bersama, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup aktif untuk menjaga kesehatan dan mencegah PTM,” ujar Wendy.
Kegiatan GEMBIRA diawali dengan pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik, manfaat olahraga dalam menurunkan risiko PTM, serta anjuran durasi dan jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan sesuai dengan kelompok usia. Setelah sesi edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama selama sekitar 20-35 menit yang dipandu oleh 6-7 mahasiswa FKM Unhas. Senam terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari pemanasan, gerakan inti, hingga pendinginan.
Tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.
Warga terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, baik saat menerima edukasi maupun ketika melakukan senam bersama. Interaksi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aktif.
Melalui kegiatan GEMBIRA, mahasiswa Universitas Hasanuddin menunjukkan peran aktif dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan akademik melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendorong kebiasaan hidup sehat serta mewujudkan lingkungan yang lebih aktif, sehat, dan sejahtera.









