PELAKITA.ID — Edukasi tentang kesehatan hewan dan manusia diperkenalkan secara menyenangkan kepada para santri TPQ Baitul Mappakabaji melalui kegiatan SHINE with HIMAKAHA 2026 yang digelar HIMAKAHA Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada Minggu, 20 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00–18.00 WITA tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan zoonosis dan cara pencegahannya kepada para santri, orang tua, serta masyarakat yang hadir.
Ketua Pelaksana SHINE with HIMAKAHA 2026, Ahmad Dzaki Taqiuddin, mengoordinasikan kegiatan yang melibatkan 14 anggota HIMAKAHA FK Unhas tersebut.
Kegiatan juga dihadiri perwakilan Komunitas Sahabat Jumat Berkah Makassar, yakni Ibu Nahlang dan Ustadzah Nurhimaya, Guru TPQ Baitul Mappakabaji Ustadz Ahmad Naufal, para santri, orang tua atau pendamping, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia dan penataan tempat, kemudian dilanjutkan dengan kedatangan dan registrasi peserta. Setelah acara dibuka oleh pembawa acara dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua PHO HIMAKAHA serta perwakilan Komunitas Sahabat Jumat Berkah Makassar, Ibu Nahlang.
Suasana kemudian dibuat lebih cair melalui sesi ice breaking dan permainan interaktif yang melibatkan panitia dan para santri. Aktivitas tersebut menjadi jembatan untuk membangun kedekatan antara mahasiswa HIMAKAHA dengan anak-anak sekaligus menciptakan suasana belajar yang tidak kaku.
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan zoonosis dan pencegahannya.
Edukasi tersebut memperkenalkan kepada peserta bahwa kesehatan manusia dan kesehatan hewan memiliki hubungan yang erat, sehingga perilaku hidup bersih, menjaga kesehatan hewan, serta memahami potensi penularan penyakit menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.
Materi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi santai. Para peserta memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa HIMAKAHA, sehingga informasi mengenai zoonosis tidak berhenti sebagai penyampaian materi, tetapi berkembang menjadi percakapan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di luar aspek edukasi, SHINE with HIMAKAHA 2026 juga membawa pesan kepedulian sosial. HIMAKAHA FK Unhas menyerahkan donasi dan kenang-kenangan kepada TPQ Baitul Mappakabaji sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana mahasiswa dapat mengambil peran di tengah masyarakat melalui pendekatan edukasi yang sederhana, interaktif, dan berbasis kepedulian. Pengetahuan mengenai kesehatan hewan dan zoonosis diperkenalkan sejak dini, sementara hubungan antara mahasiswa, santri, orang tua, guru, komunitas, dan masyarakat dibangun melalui ruang perjumpaan yang hangat.
Bagi HIMAKAHA FK Unhas, kegiatan semacam ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendekatkan pengetahuan kedokteran hewan kepada masyarakat.
Edukasi tentang zoonosis menjadi penting karena pencegahan penyakit tidak hanya berlangsung di ruang klinik atau laboratorium, tetapi juga melalui pemahaman dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
SHINE with HIMAKAHA 2026 akhirnya ditutup oleh MC dan dilanjutkan dengan persiapan peserta untuk kembali ke rumah masing-masing. Namun, perjumpaan selama dua jam tersebut meninggalkan pesan bahwa pengetahuan, kepedulian sosial, dan silaturahmi dapat berjalan bersama dalam satu kegiatan sederhana di tengah masyarakat.
Ditulis oleh Nurhimaya









