PELAKITA.ID – MAKASSAR — Daerah-daerah di Indonesia kerap dihadapkan pada paradoks klasik: melimpah secara sumber daya alam (SDA), namun terseok-seok dari sisi anggaran pembangunan.
Ketergantungan pada transfer pusat serta belum optimalnya skema bagi hasil berbasis keberlanjutan lingkungan disinyalir menjadi memicu ketimpangan fiskal antardaerah yang makin lebar.
Merespons krusialnya isu tersebut, Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Orwil Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Center for Information and Development Studies (CIDES) ICMI dan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menggelar diskusi publik bertajuk “Kaya SDA, Miskin Anggaran? Saatnya Reformasi Pajak Hijau untuk Daerah!”.
Forum ini dirancang untuk membedah bagaimana reformasi pajak hijau dan kebijakan fiskal berkelanjutan dapat dieksekusi sebagai solusi nyata dalam mengurangi ketimpangan anggaran, sekaligus memastikan tata kelola SDA yang lebih adil dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat daerah.
Hadirkan Pakar Ekonomi Publik dan Peneliti Nasional
Diskusi publik ini akan menghadirkan deretan akademisi, peneliti, dan praktisi ekonomi-politik terkemuka seperti Prof. Dr. Abd. Hamid Paddu, M.A. (Ketua Dewan Pakar CIDES ICMI Sulsel & Guru Besar Ekonomi Publik FEB Unhas).
Lalu akan hadir Bhima Yudhistira Adhinegara (Executive Director CELIOS), Media Wahyudi Askar (Director of Fiscal Justice CELIOS) serta Syamsu Alam (Akademisi FEB UNM & Pengurus CIDES ICMI Sulsel).
CELIOS adalah lembaga riset independen yang berkomitmen pada keunggulan, memanfaatkan keahlian lintas disiplin untuk mengatasi krisis iklim dan mengikis ketimpangan sistemik.
Jalannya diskusi akan dipandu oleh Samsang Syamsir (Koordinator FIK ORNOP sekaligus Pengurus CIDES ICMI Sulsel) sebagai moderator.
Acara ini juga rencananya dibuka dengan sambutan resmi dari Ketua ICMI Orwil Sulsel, Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd., bersama Ketua CIDES ICMI Orwil Sulsel, Dr. Adi Suryadi Culla, M.A.
Menurut Ketua CIDES ICMI, Dr Adi Suryadi Culla, selain menjadi ruang dialektika kritis, kegiatan kolaboratif ini juga menjadi bagian strategis dari rangkaian Diskusi Pra Muktamar VIII dan Milad ke-36 ICMI Tahun 2026.
“Masyarakat umum, akademisi, aktivis lingkungan, hingga pemangku kebijakan diundang untuk terlibat aktif menyumbangkan gagasan dalam mewujudkan reformasi fiskal dan keadilan ekologis dari daerah,” ucapnya.
Kegiatan akan digelar pada Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 09.00 – 12.30 WITA berlokasi di Red Corner Cafe Lt. 2, Jl. Yusuf Daeng Ngawing, Makassar.
Redaksi









