Penyajian informasi secara visual diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memahami dampak perubahan iklim serta langkah-langkah adaptasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PELAKITA.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu berupa pembuatan papan informasi adaptasi perubahan iklim di Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program ini menjadi salah satu upaya edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan di berbagai wilayah.
Kegiatan yang berlangsung pada 26 Juli hingga 10 Agustus 2026 ini dilaksanakan oleh Decinta Navyani Putri sebagai mahasiswa KKNT di bawah pendampingan Dosen Pengampu Kegiatan, Ira Taskirawati, S.Hut., M.Si., Ph.D. Sasaran utama program ini adalah masyarakat Desa Aka-Akae yang diharapkan dapat memperoleh akses informasi yang lebih mudah mengenai isu perubahan iklim dan strategi adaptasi yang relevan dengan kondisi lingkungan setempat.
Program ini bertujuan menyediakan media informasi dan edukasi yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya adaptasi terhadap perubahan iklim. Selain itu, keberadaan papan informasi diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai perlunya langkah-langkah mitigasi risiko dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim, seperti perubahan pola cuaca, kekeringan, maupun potensi bencana hidrometeorologi lainnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan penyusunan materi edukasi mengenai adaptasi perubahan iklim. Informasi yang akan ditampilkan terlebih dahulu dirancang dan diedit menggunakan aplikasi Canva agar tersaji secara menarik, informatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Setelah desain selesai, dilakukan pengadaan bingkai sebagai media penyajian informasi sehingga tampil lebih rapi dan memiliki daya tahan yang lebih baik saat ditempatkan di lokasi publik.
Papan informasi yang telah selesai kemudian dipasang pada lokasi yang mudah dijangkau dan dilihat oleh masyarakat Desa Aka-Akae. Penempatan tersebut dipilih agar informasi yang disampaikan dapat diakses oleh warga dalam aktivitas sehari-hari. Melalui media visual ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman sederhana mengenai perubahan iklim, dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan manusia, serta langkah-langkah adaptasi yang dapat dilakukan secara mandiri di tingkat rumah tangga maupun komunitas.
Hasil dari kegiatan ini adalah terealisasinya papan informasi adaptasi perubahan iklim yang berfungsi sebagai sarana edukasi dan penyebarluasan informasi bagi masyarakat Desa Aka-Akae. Kehadiran media informasi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan yang mudah diakses dan berkelanjutan, bahkan setelah program KKNT berakhir.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Aka-Akae diharapkan menjadi lebih sadar, sigap, dan peduli terhadap tantangan perubahan iklim yang dihadapi. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai langkah-langkah adaptasi yang tepat, masyarakat dapat memperkuat ketahanan lingkungan dan sosial di tingkat desa. Papan informasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi sederhana namun strategis dalam mendukung upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim secara berkelanjutan.









