PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, menggelar program bertajuk SEHAT DM (Skrining dan Edukasi Hidup Sehat untuk Pencegahan Diabetes Melitus) sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan Penjaringan Kesehatan yang diselenggarakan Puskesmas Manisa.
Program ini menyasar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Baranti melalui pemeriksaan gula darah sewaktu sebagai langkah deteksi dini risiko Diabetes Melitus (DM) dan penyakit tidak menular sejak usia remaja.
Selain melakukan skrining, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah munculnya berbagai penyakit metabolik di masa depan.
Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang mengikuti Penjaringan Kesehatan.
Selanjutnya, para siswa menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan gigi dan mulut, serta pemeriksaan mata yang dilakukan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Manisa.
Sebagai bagian akhir dari rangkaian tersebut, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas bersama petugas puskesmas melaksanakan pemeriksaan gula darah sewaktu.
Hasil pemeriksaan langsung dibacakan dan dijelaskan kepada setiap peserta sehingga siswa dapat memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai Diabetes Melitus, faktor-faktor risiko, serta pentingnya menjaga pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan.
Penanggung jawab program, Aliyah Fathi Rezkia, mengatakan bahwa skrining Diabetes Melitus pada remaja merupakan langkah preventif yang penting mengingat perubahan pola hidup saat ini turut meningkatkan risiko penyakit tidak menular pada usia yang semakin muda.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan mengenali risiko Diabetes Melitus sejak dini. Pemeriksaan gula darah sewaktu menjadi salah satu langkah deteksi awal sehingga siswa dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan lebih peduli dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat sehari-hari,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan dengan antusias. Mereka tampak aktif memperhatikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan gula darah serta berbagai informasi tentang pencegahan Diabetes Melitus.
Bagi sebagian besar peserta, pemeriksaan ini menjadi pengalaman pertama dalam mengenal pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.
Pihak SMP Negeri 2 Baranti dan Puskesmas Manisa mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memperkuat pelaksanaan Penjaringan Kesehatan sekaligus meningkatkan literasi kesehatan siswa.
Edukasi yang diberikan diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk menerapkan perilaku hidup sehat secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Program SEHAT DM merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan deteksi dini penyakit tidak menular serta Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi kesehatan di lingkungan sekolah.
Melalui skrining dan edukasi ini, mahasiswa KKN Unhas berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja serta mampu membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan sebagai investasi kesehatan di masa depan.









