Cegah Hipertensi Sejak Dini, Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Edukasi Warga Majjelling Wattang Terapkan Gaya Hidup Sehat

  • Whatsapp
Sebanyak 95 warga mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pelaksanaan, ketika peserta memanfaatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh informasi mengenai cara menjaga kesehatan sejak dini.

PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Hipertensi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan di masyarakat. Sering kali penyakit ini berkembang tanpa gejala, sehingga baru diketahui ketika telah menimbulkan komplikasi serius.

Karena pertimbangan itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar program edukasi bertajuk “Muda Tanpa Hipertensi: Cegah Hipertensi Sejak Usia Muda” di Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Program yang dilaksanakan di Lingkungan 1 dan Lingkungan 2 ini mengombinasikan edukasi kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi dan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.

Sebanyak 95 warga mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pelaksanaan, ketika peserta memanfaatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh informasi mengenai cara menjaga kesehatan sejak dini.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, tinggi badan, hingga lingkar perut. Selain mengetahui kondisi kesehatannya, peserta juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung mengenai hasil pemeriksaan serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit.

Hasil skrining menunjukkan sekitar 40 persen peserta memiliki tekanan darah tinggi dan/atau kadar gula darah di atas batas normal. Temuan tersebut menjadi indikasi bahwa faktor risiko penyakit tidak menular masih cukup tinggi di masyarakat dan sering kali tidak disadari karena belum menimbulkan keluhan yang berarti.

Hipertensi sendiri dikenal sebagai silent killer karena dapat berkembang tanpa gejala, tetapi berpotensi memicu komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal apabila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala menjadi langkah penting untuk mengenali faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan skrining, mahasiswa KKN-PK memberikan penyuluhan mengenai hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, gejala, komplikasi, hingga berbagai upaya pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat juga diajak menerapkan pola makan bergizi seimbang, membatasi konsumsi garam dan gula, rutin beraktivitas fisik, menghindari kebiasaan merokok, serta membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Lurah Majjelling Wattang mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarganya,” ujarnya.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa skrining kesehatan tidak hanya bertujuan menemukan faktor risiko penyakit, tetapi juga membangun budaya hidup sehat melalui deteksi dini.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang untuk memeriksakan kesehatan saat sudah sakit. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kebiasaan sehingga penyakit dapat dideteksi lebih awal dan penanganannya menjadi lebih optimal,” ungkapnya.

Efektivitas program juga terlihat dari hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai hipertensi, faktor-faktor risikonya, serta pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular.

Program “Muda Tanpa Hipertensi: Cegah Hipertensi Sejak Usia Muda” merupakan bagian dari komitmen Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit tidak menular.

Melalui edukasi, skrining kesehatan, dan pendampingan kepada masyarakat, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap budaya deteksi dini semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Dengan membiasakan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat, risiko komplikasi akibat hipertensi dapat ditekan, sehingga kualitas hidup masyarakat Kelurahan Majjelling Wattang dapat terus meningkat.

___
Editor Aisya Sofianita Kamaruddin