PELAKITA.ID – SIDRAP, 15 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program edukasi kesehatan masyarakat bertajuk “Penyuluhan Pencegahan Toksoplasmosis pada Ibu Hamil sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Penyakit Zoonosis di Desa Mario”, Rabu (15/7), di Kantor Desa Mario.
Program ini merupakan salah satu program kerja individu Adinda Dwi Salsabila, mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin yang sedang menjalankan pengabdian masyarakat melalui KKN-PK 69 di Desa Mario. Kegiatan dilaksanakan secara terpadu bersama program rutin Kelas Ibu Hamil dari Puskesmas Kulo dan diikuti oleh 20 ibu hamil yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.
Kolaborasi antara mahasiswa Kedokteran Hewan dan tenaga kesehatan Puskesmas Kulo menjadi upaya promotif untuk meningkatkan perlindungan kesehatan ibu dan janin, khususnya melalui pencegahan penyakit zoonosis. Pada sesi pertama, tim Puskesmas Kulo memberikan materi mengenai perawatan masa nifas (postpartum), meliputi pemulihan kondisi fisik dan mental ibu, pentingnya pemenuhan gizi selama masa menyusui, serta pemantauan kesehatan setelah persalinan.
Selanjutnya, pada sesi edukasi yang dibawakan oleh Adinda Dwi Salsabila, peserta memperoleh pemahaman mengenai toksoplasmosis, yaitu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai jalur penularan, seperti kontak dengan kotoran kucing yang terinfeksi, konsumsi daging yang tidak dimasak hingga matang, serta paparan tanah maupun bahan makanan yang telah terkontaminasi.
Selain menjelaskan risiko penyakit, peserta juga diberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, memasak daging hingga matang sempurna, mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi, serta menghindari kontak langsung dengan kotoran hewan peliharaan selama masa kehamilan.
Adinda Dwi Salsabila menjelaskan bahwa edukasi mengenai penyakit zoonosis memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan janin.
“Sebagai mahasiswa Kedokteran Hewan, fokus utama saya dalam KKN Profesi Kesehatan adalah mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan penyakit zoonosis. Ibu hamil merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap dampak toksoplasmosis, sehingga edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta pengelolaan lingkungan menjadi langkah penting untuk menekan risiko penularan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin berharap pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil di Desa Mario, semakin meningkat dalam mencegah toksoplasmosis dan penyakit zoonosis lainnya.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya kehamilan yang sehat, aman, serta melahirkan generasi yang lebih berkualitas.









