Ketika Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup, Kisah Driver Online yang Menjalani Dua Pekerjaan di Makassar

  • Whatsapp
Penulis: Bima Cakrawala M., Rasya Perdana Ramadhany, Saskia Ramadhani, Auralia Putri Rosalina R., Nurul Fahira, Muhammad Irfan, S.T., M.Sc.

Penulis: Bima Cakrawala M., Rasya Perdana Ramadhany, Saskia Ramadhani, Auralia Putri Rosalina R., Nurul Fahira, Muhammad Irfan, S.T., M.Sc.

PELAKITA.ID – Di tengah padatnya aktivitas Kota Makassar, sebuah fenomena pekerjaan berkembang tanpa banyak terlihat: semakin banyak pekerja yang tidak hanya mengandalkan satu sumber penghasilan. Setelah menyelesaikan pekerjaan utama, sebagian dari mereka kembali bekerja sebagai driver online.

Bukan sekadar untuk mengisi waktu luang, tetapi sebagai cara untuk mempertahankan pendapatan, memenuhi kebutuhan keluarga, hingga menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Fenomena inilah yang menjadi perhatian dalam penelitian mengenai moonlighting atau pekerjaan ganda pada driver online di Kota Makassar melalui perspektif Multiple Job Holding Theory. Penelitian ini melibatkan 15 driver online yang secara aktif menjalani pekerjaan utama sekaligus bekerja sebagai driver online.

Penghasilan Tambahan Menjadi Alasan Utama

Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan ekonomi menjadi faktor yang paling dominan dalam keputusan pekerja mempertahankan pekerjaan sebagai driver online. Pendapatan tambahan dipandang sebagai penyangga ketika kebutuhan meningkat atau pendapatan dari pekerjaan utama belum mencukupi.

Bagi sebagian informan, pekerjaan sebagai driver online bahkan memiliki fungsi yang berbeda dengan pekerjaan utama. Pendapatan dari pekerjaan utama digunakan untuk kebutuhan yang lebih besar dan bersifat rutin, sementara penghasilan dari menjadi driver online digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pendapatan dari Maxim saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sedangkan gaji dari pekerjaan utama saya gunakan untuk membayar cicilan, biaya sekolah anak, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar salah satu informan, IS.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pekerjaan ganda tidak selalu berarti sekadar mencari tambahan uang. Bagi pekerja, dua pekerjaan dapat membentuk semacam strategi pengelolaan pendapatan. Pekerjaan utama tetap dipertahankan sebagai sumber penghasilan utama, sementara pekerjaan sebagai driver online menjadi penyangga ketika kebutuhan ekonomi membutuhkan tambahan.

Di sisi lain, fleksibilitas menjadi karakter penting yang membuat pekerjaan sebagai driver online tetap dipertahankan. Informan dapat menentukan sendiri kapan harus menerima order dan kapan harus berhenti bekerja. Fleksibilitas tersebut memungkinkan pekerjaan sebagai driver online disesuaikan dengan jadwal pekerjaan utama dan kehidupan keluarga.

“Dengan memilih jam kerja yang tepat, saya bisa memperoleh pendapatan yang lebih optimal tanpa harus bekerja sepanjang hari,” ungkap AH.

Bagi pekerja yang memiliki pekerjaan utama, fleksibilitas tersebut menjadi keunggulan tersendiri. Mereka tidak harus meninggalkan pekerjaan utama, tetapi dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memperoleh pendapatan tambahan.

Di Balik Fleksibilitas, Ada Kerentanan

Namun, fleksibilitas tersebut bukan berarti pekerjaan ganda bebas dari persoalan. Penelitian menemukan bahwa para driver menghadapi berbagai kerentanan, baik yang berkaitan dengan kondisi fisik maupun persoalan nonfisik.

Kerentanan nonfisik menjadi persoalan yang paling banyak ditemukan. Ketidakpastian pendapatan, persaingan mendapatkan order, perubahan kebijakan platform, persoalan pelanggan, konflik antara pekerjaan dan keluarga, hingga keterbatasan perlindungan kerja menjadi bagian dari pengalaman pekerja.

Sementara itu, dari sisi fisik, pekerjaan ganda dapat meningkatkan beban kerja. Jam kerja yang panjang, kelelahan, kurang tidur, penurunan stamina, hingga risiko kecelakaan menjadi konsekuensi yang harus dihadapi ketika pekerjaan utama dan pekerjaan sebagai driver online dijalankan secara bersamaan.

Dalam kondisi tersebut, kemampuan untuk mengatur batas kerja menjadi salah satu bentuk adaptasi yang penting. Salah seorang informan menjelaskan bahwa ia memilih berhenti ketika kondisi tubuh mulai menurun.

“Kalau badan mulai lelah saya memilih berhenti dan beristirahat daripada memaksakan diri,” kata AH.

Pilihan untuk berhenti bekerja tersebut menunjukkan bahwa strategi adaptasi tidak selalu berbentuk upaya untuk meningkatkan jumlah order atau pendapatan. Mengetahui kapan harus bekerja dan kapan harus beristirahat juga menjadi bagian dari strategi mempertahankan keberlanjutan pekerjaan.

Dua Pekerjaan, Dua Tuntutan, Keluarga Tetap Diprioritaskan

Kehidupan keluarga juga menjadi pertimbangan. Bagi pekerja yang telah memiliki tanggungan keluarga, waktu kerja sebagai driver online harus disesuaikan agar tidak sepenuhnya mengorbankan kehidupan pribadi.

“Saya juga selalu meluangkan hari Minggu sepenuhnya untuk keluarga,” tutur IS.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pekerja tidak hanya melakukan penyesuaian terhadap tuntutan pekerjaan, tetapi juga berusaha menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kesehatan, dan kehidupan keluarga.

Selain mengatur waktu dan menjaga kondisi fisik, para driver juga mengembangkan berbagai cara untuk menghadapi ketidakpastian dalam pekerjaan berbasis platform. Salah satunya dengan tidak hanya bergantung pada satu platform.

“Saya menggunakan Maxim sebagai platform utama, selain itu saya juga menggunakan Shopee Delivery untuk menambah peluang memperoleh penghasilan ketika order di Maxim sedang sepi,” jelas IS.

Strategi tersebut menunjukkan bagaimana pekerja membangun portfolio pekerjaan untuk menghadapi ketidakpastian. Ketika permintaan pada satu platform menurun, platform lain dapat menjadi alternatif untuk mempertahankan peluang memperoleh pendapatan.

Dokumentasi Lapangan: Mendengar Pengalaman informan

Bukan Hanya Soal Uang

Menariknya, pekerjaan ganda juga tidak seluruhnya dipandang dari sisi ekonomi. Bagi sebagian informan, aktivitas bekerja sebagai driver online memberikan ruang sosial dan psikologis di luar pekerjaan utama.

Seorang informan, RR, menggambarkan bagaimana komunitas dan aktivitas sebagai driver online dapat memberikan ruang sosial dalam kehidupannya.

“Memberi saya kegiatan dan ruang sosial melalui komunitas ketika saya sedang membangun kembali kehidupan saya,” ujarnya.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa praktik moonlighting memiliki makna yang lebih kompleks daripada sekadar mencari pekerjaan tambahan.

Dalam perspektif Multiple Job Holding Theory, pekerjaan ganda dapat dipahami sebagai strategi pekerja dalam mengelola berbagai kebutuhan, risiko, keterbatasan pasar kerja, sekaligus mempertahankan fleksibilitas dalam kehidupan kerja.

Dengan demikian, driver online yang menjalani pekerjaan ganda berada dalam posisi yang unik. Di satu sisi, pekerjaan sebagai driver online memberikan fleksibilitas dan sumber pendapatan tambahan. Namun di sisi lain, kombinasi dua pekerjaan juga dapat meningkatkan beban fisik, tekanan psikologis, ketidakpastian pendapatan, serta persoalan perlindungan kerja.

Karena itu, penelitian ini tidak hanya melihat pekerja moonlighting sebagai individu yang memilih untuk memiliki dua pekerjaan. Fenomena tersebut juga menunjukkan adanya kebutuhan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan memberikan perlindungan bagi pekerja yang menjalani pekerjaan ganda.

Tiga Langkah untuk Pekerja yang Menjalani Dua Pekerjaan

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah kebijakan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perluasan akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi driver online. Kedua, pengembangan mekanisme pemantauan beban kerja dan sistem pengingat istirahat untuk mengurangi risiko kelelahan dan kecelakaan. Ketiga, diperlukan sistem planned inactivity yang memungkinkan driver menonaktifkan aktivitas secara terencana ketika harus menjalankan pekerjaan utama tanpa mendapatkan penalti kinerja secara otomatis.

Kebijakan tersebut penting agar fleksibilitas yang menjadi daya tarik pekerjaan berbasis platform tidak berubah menjadi beban yang sepenuhnya harus ditanggung pekerja.

Fenomena moonlighting driver online di Makassar menunjukkan bahwa di balik satu akun pengemudi, terdapat kehidupan kerja yang jauh lebih kompleks. Ada pekerjaan utama yang harus dipertahankan, kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi, tubuh yang harus dijaga, serta ketidakpastian ekonomi yang harus dihadapi.

Bagi para pekerja tersebut, memiliki dua pekerjaan bukan selalu tentang keinginan untuk bekerja lebih banyak. Dalam banyak kasus, dua pekerjaan menjadi cara untuk menciptakan ruang aman di tengah ketidakpastian.

Di balik satu akun driver online, bisa terdapat dua pekerjaan, dua tuntutan, dan satu perjuangan untuk mempertahankan kehidupan yang tetap berjalan.