Sebelas Program KKN-PK Unhas di Desa Balusu Dievaluasi Bersama Masyarakat

  • Whatsapp
Seminar yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA tersebut dihadiri oleh 36 peserta yang terdiri atas perwakilan Kecamatan Balusu, Pemerintah Desa Balusu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sekretariat desa dan BPD, kepala dusun, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuka ruang dialog dan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah dilakukan mahasiswa di lapangan.

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Balusu menggelar Seminar Evaluasi Program Kerja di Kantor Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memaparkan capaian program sekaligus merefleksikan proses pengabdian yang telah dijalankan bersama masyarakat selama masa KKN.

Seminar yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA tersebut dihadiri oleh 36 peserta yang terdiri atas perwakilan Kecamatan Balusu, Pemerintah Desa Balusu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sekretariat desa dan BPD, kepala dusun, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuka ruang dialog dan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah dilakukan mahasiswa di lapangan.

Selama menjalankan pengabdian, mahasiswa KKN-PK Posko Desa Balusu berhasil merealisasikan 11 program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Program-program tersebut berfokus pada upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, mulai dari edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, pencegahan penyakit tidak menular, peningkatan aktivitas fisik, kesehatan anak, hingga pendampingan pembelajaran bagi siswa sekolah dasar.

Kesebelas program yang dilaksanakan meliputi SAHABAT CERIA (Cuci Tangan, Enggak Takut Kuman, Rajin Bersih, Ikut Jaga Kebersihan, Aku Hebat), Senyum Sehat Bahagia, PARLEMEN CILIK, PETANDA, GEMILANG, SIPAKATUTU, Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus Sejak Dini melalui Media Permainan Card Match, GENTING, BUGAR, PELITA, serta Sejenak Cek, Selangkah Sehat.

Seluruh program dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat masyarakat Desa Balusu.

Pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting yang memungkinkan setiap program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

Dalam seminar, mahasiswa memaparkan proses pelaksanaan serta capaian dari masing-masing program. Tidak hanya menyoroti keberhasilan kegiatan, forum ini juga menjadi kesempatan untuk mengulas manfaat yang dirasakan masyarakat, tingkat partisipasi warga, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pengabdian.

Koordinator Desa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Balusu, Muhammad Syauki J.A. Rahman Said, menyampaikan bahwa seminar evaluasi menjadi sarana refleksi bagi mahasiswa terhadap seluruh proses yang telah dilalui selama berada di tengah masyarakat.

“Seminar evaluasi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali seluruh proses yang telah kami jalani selama berada di Desa Balusu. Setiap program memberikan pengalaman yang berbeda, bukan hanya dalam menerapkan ilmu yang kami dapatkan di kampus, tetapi juga dalam belajar memahami kebutuhan dan kondisi masyarakat secara langsung. Kami menyadari masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki, dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting bagi kami untuk melakukan evaluasi,” ujarnya.

Selain pemaparan mahasiswa, seminar juga diwarnai diskusi dan dialog bersama pemerintah desa serta masyarakat.

Berbagai tanggapan dan masukan yang disampaikan peserta menjadi bahan refleksi untuk menilai sejauh mana program-program yang telah dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi dasar pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang.

Salah seorang perwakilan Pemerintah Desa Balusu menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif mahasiswa selama menjalankan KKN-PK. Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Selama mahasiswa KKN-PK berada di Desa Balusu, kami melihat banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Program-program yang dilaksanakan cukup beragam dan menyentuh beberapa kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan hingga kegiatan bersama anak-anak. Kami mengapresiasi usaha mahasiswa yang telah berbaur dengan masyarakat dan berharap apa yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat yang terus dirasakan setelah mereka kembali,” ungkapnya.

Kehadiran puluhan peserta dari berbagai unsur dalam seminar menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN-PK merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Masukan yang diperoleh dalam forum tersebut akan menjadi bagian penting dalam penyusunan laporan akhir sekaligus penyempurnaan luaran kegiatan KKN-PK.

Bagi mahasiswa Posko Desa Balusu, seminar evaluasi bukan sekadar tahapan akhir dari rangkaian program kerja. Forum ini menjadi ruang untuk meninjau kembali proses pengabdian secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, hingga dampak yang dihasilkan oleh setiap kegiatan.

Melalui sebelas program yang telah direalisasikan, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap berbagai pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat yang diperkenalkan selama masa pengabdian dapat terus diterapkan oleh masyarakat.

Seminar evaluasi ini sekaligus menjadi penutup yang mempertemukan mahasiswa dan masyarakat dalam semangat kolaborasi, pembelajaran, dan pengabdian untuk kemajuan Desa Balusu.

___
Editor Aisya Sofianita Kamaruddin