Wamen Baru Perkuat Akselerasi Enam Program Prioritas KKP

  • Whatsapp
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kini memiliki Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan baru, Irwan Meilano, setelah resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

PELAKITA.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kini memiliki Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan baru, Irwan Meilano, setelah resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kehadiran Irwan diharapkan memperkuat langkah KKP dalam mempercepat pelaksanaan enam program kerja prioritas nasional sekaligus mendorong tata kelola sektor kelautan dan perikanan yang semakin bertumpu pada data serta riset terapan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, penguatan jajaran pimpinan KKP diarahkan untuk memastikan berbagai program dan pembangunan infrastruktur perikanan benar-benar efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, seluruh jajaran diminta bekerja cepat, disiplin, dan berorientasi pada hasil dalam menjalankan program prioritas kementerian.

Enam program tersebut meliputi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Budidaya Perikanan Tematik, Swasembada Garam, Revitalisasi Tambak Budidaya di Pantura, Budidaya Udang Terintegrasi di Waingapu, serta modernisasi kapal perikanan.

“Ada enam program prioritas yang kita sudah buat Satgas-Satgasnya dan akan terus kita evaluasi. Kita harus berpacu dengan waktu. Presiden membutuhkan hasil yang jelas dan terasa manfaatnya langsung oleh masyarakat, bukan sekadar fisik bangunan saja,” ujar Menteri Trenggono saat menyambut Wamen Irwan di Gedung KKP, Kamis (1/10).

Menurut Trenggono, pelaksanaan program ke depan perlu semakin menekankan efektivitas di lapangan dan mempertimbangkan kebutuhan industri. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan tidak berhenti pada pencapaian output fisik, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

Selain mempercepat program prioritas, Trenggono berharap pengalaman akademik dan keahlian Irwan Meilano dapat memperkuat sektor pendidikan serta riset kelautan dan perikanan. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah transformasi Politeknik KKP melalui pengembangan Ocean Institute of Indonesia (OII) sebagai pusat unggulan atau Center of Excellence.

Pengembangan OII diarahkan menggunakan pendekatan tailor-made, sehingga pendidikan dan kompetensi lulusan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri, termasuk tuntutan industri global.

“Kita ingin Politeknik KKP ini menjadi satu politeknik yang excellent, sebuah Center of Excellence. Lulusannya harus 100 persen siap kerja dan memenuhi standar industri nasional maupun internasional,” kata Trenggono.

Ia menilai latar belakang Irwan sebagai akademisi dapat memberikan penguatan dalam mengintegrasikan riset terapan dengan proses transformasi pendidikan vokasi di lingkungan KKP.

Sementara itu, Wamen Kelautan dan Perikanan Irwan Meilano menyatakan kesiapan untuk segera bekerja dan mendukung agenda kementerian. Dalam menjalankan tugasnya, ia menempatkan tiga prinsip sebagai landasan, yakni integrasi data, pengukuran manfaat bagi masyarakat, serta penyelesaian persoalan secara kolaboratif.

“Langkah awal yang saya tekankan dalam bekerja adalah keterbukaan berbasis data sebagai dasar pengambilan keputusan. Keberhasilan tidak hanya diukur dari apa yang fisik kita bangun, tetapi sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Irwan.

Ia menegaskan bahwa berbagai hambatan dalam pelaksanaan program perlu dihadapi melalui pencarian solusi bersama, bukan dihindari.

“Kita tidak akan lari dari hambatan, melainkan mencari solusinya bersama-sama,” tambahnya.

Irwan juga menyebut jajaran KKP saat ini memiliki kesempatan untuk membangun babak baru dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Penguatan riset terapan dan tata kelola berbasis data dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kita semua yang ada di KKP hari ini sedang mengukir sejarah penting bagi sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Dengan memperkuat riset terapan serta tata kelola berbasis data, kita optimistis target-target besar yang diamanatkan oleh Bapak Presiden dapat kita capai dengan terukur,” ujarnya.

Dengan bergabungnya Irwan Meilano dalam jajaran pimpinan KKP, kementerian kini menempatkan percepatan eksekusi program, penguatan riset terapan, serta pemanfaatan data sebagai bagian penting dari agenda kerja ke depan.

Tantangannya bukan hanya memastikan program berjalan sesuai rencana, tetapi juga mengukur sejauh mana setiap kebijakan dan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kebutuhan sektor kelautan dan perikanan.