Mahasiswa KKN Unhas Ajak Warga Pattiro Deceng Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga

  • Whatsapp
Ilustrasi Pelakita oleh AI

PELAKITA.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan sosialisasi bertajuk “Cerdas Mengelola Keuangan: Pencadangan Dana Darurat dan Melek Finansial” di Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara bijak dan berkelanjutan.

Penanggung jawab program kerja, Jonathan Alric Pangemanan, menjelaskan bahwa sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi yang berlangsung di Kantor Desa Pattiro Deceng tersebut mendapat sambutan antusias dari warga.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan aktivitas wisata desa, yang pendapatannya cenderung berfluktuasi mengikuti musim tanam, panen, maupun tingkat kunjungan wisatawan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai materi literasi finansial dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan risiko keuangan keluarga, konsep time value of money atau nilai waktu uang, dampak inflasi terhadap kebutuhan rumah tangga, pentingnya membangun dana darurat, hingga strategi pengelolaan anggaran menggunakan metode 50-30-20.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai perbedaan antara menabung dan berinvestasi, serta cara mengenali dan menghindari berbagai bentuk investasi bodong yang kerap merugikan masyarakat.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa turut membagikan buku saku yang berisi ringkasan materi sehingga dapat dipelajari kembali setelah kegiatan selesai.

Penanggung jawab program kerja, Jonathan Alric Pangemanan, menjelaskan bahwa sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan pemahaman yang sederhana namun berdampak besar. Dengan mengetahui cara mengelola risiko keuangan sejak dini, kami berharap warga semakin siap menghadapi kondisi finansial yang tidak menentu dan mulai membiasakan diri menyisihkan dana darurat,” ujarnya.

Program ini mendapat apresiasi dari masyarakat maupun pemerintah desa.

Kehadiran buku saku sebagai media edukasi dinilai dapat memperpanjang manfaat kegiatan karena warga memiliki panduan yang dapat dibaca kembali kapan saja sebagai pengingat pentingnya perencanaan keuangan keluarga.

Salah seorang perangkat Desa Pattiro Deceng menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi rumah tangga.

“Sosialisasi ini sangat bermanfaat karena memberikan informasi yang mudah dipahami oleh warga. Kami berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan langsung, terutama dalam menyisihkan dana darurat dan lebih berhati-hati terhadap pinjaman yang tidak jelas legalitasnya,” ungkapnya.

Melalui program “Cerdas Mengelola Keuangan”, mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Pattiro Deceng mengenai pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga.

Dengan kemampuan mengatur keuangan yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga serta lebih siap menghadapi berbagai kondisi ekonomi yang tidak menentu di masa depan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, sehingga pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat terus diterapkan bahkan setelah masa KKN berakhir.

___
Editor Aisya Sofianita Kamaruddin