PELAKITA.ID – Muhammadiyah memiliki Klinik Apung Said Tuhuleley (KAST), sebuah kapal berbasis yacht senilai sekitar Rp2 miliar yang difungsikan sebagai sarana pelayanan kesehatan dan misi kemanusiaan bagi masyarakat kepulauan.
Dikelola melalui Lazismu, kapal bermesin 750 PK ini menjangkau wilayah-wilayah terpencil, khususnya di Maluku, yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
KAST diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Ambon pada 24 Februari 2017 sebagai simbol penguatan layanan kemanusiaan di kawasan kepulauan.
Sehari setelah peresmian, KAST langsung melakukan pelayaran perdana menuju Pulau Saparua dan Haruku dengan membawa tim dokter dan perawat Muhammadiyah.
Dalam perjalanan-perjalanan berikutnya, kapal ini melayani masyarakat di Banda Besar, Banda Neira, Pulau Hatta, Rhun, hingga Pulau Ay.
Selain memberikan layanan pengobatan gratis, KAST juga menyalurkan bantuan pendidikan, paket sembako, perlengkapan sekolah, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Lebih dari sekadar klinik terapung, KAST mengemban misi sosial dan kemanusiaan yang lebih luas.
Melalui program ini, bantuan panel surya disalurkan kepada masjid dan gereja di sejumlah pulau terpencil, sementara para relawan turut menghidupkan kembali kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an di Negeri Kulur, Saparua.
Dengan dukungan Lazismu PP Muhammadiyah dan berbagai lembaga filantropi, KAST menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan kemanusiaan bagi warga pesisir dan pulau-pulau kecil yang sulit dijangkau.









