Empat Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Takalar, Tonggak Baru Penguatan Ekonomi Pesisir

  • Whatsapp
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan hasil dari upaya dan komunikasi intensif yang dilakukan pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

PELAKITA.ID – Perjuangan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk menghadirkan program Kampung Nelayan Merah Putih akhirnya membuahkan hasil. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis pembangunan empat Kampung Nelayan Merah Putih yang berlokasi di Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Empat kawasan yang akan dikembangkan melalui program tersebut meliputi Kampung Nelayan Topejawa, Boddia, Sampulungan, dan Bontokanang.

Program ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan di Kabupaten Takalar.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan hasil dari upaya dan komunikasi intensif yang dilakukan pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurutnya, kehadiran program ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan kelautan.

Selain meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan nelayan, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat produktivitas usaha perikanan, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.

“Ini adalah hasil perjuangan bersama. Kami berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat pesisir Takalar sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra perikanan di Sulawesi Selatan,” ujar Bupati Firdaus Daeng Manye.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan kawasan pesisir yang terintegrasi.

Selain penataan lingkungan permukiman nelayan, program ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan sarana dan prasarana perikanan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan nilai tambah ekonomi hasil perikanan.

Dengan dimulainya pembangunan empat kampung nelayan tersebut, masyarakat pesisir Takalar menaruh harapan besar agar program ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi generasi nelayan di masa depan.