Mahasiswa KKNT Unhas Laksanakan Pendataan dan Pelatihan Keuangan Bank Sampah Unit di Tamalanrea

  • Whatsapp
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pengelola BSU untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi dan aktivitas bank sampah. Mahasiswa kemudian melakukan pendataan terkait jenis sampah yang dikelola, kegiatan operasional, serta sistem pencatatan yang telah diterapkan di masing-masing BSU.

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bersama berupa pendataan Bank Sampah Unit (BSU) sekaligus pelatihan pencatatan keuangan sederhana di BSU Cinta Damai dan BSU Al Bayan, Kelurahan Tamalanrea.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2026 sebagai upaya mendukung pengelolaan bank sampah yang lebih tertib dan berkelanjut

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pengelola BSU untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi dan aktivitas bank sampah. Mahasiswa kemudian melakukan pendataan terkait jenis sampah yang dikelola, kegiatan operasional, serta sistem pencatatan yang telah diterapkan di masing-masing BSU.

Selain melakukan pendataan, mahasiswa KKNT juga memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana kepada pengelola. Pelatihan mencakup cara mencatat pemasukan dari hasil penjualan sampah, pengeluaran operasional, serta pencatatan transaksi secara rutin agar kondisi keuangan bank sampah dapat diketahui dengan lebih jelas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengelola BSU dapat memiliki pencatatan yang lebih rapi dan mudah diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, sehingga perkembangan bank sampah dapat dipantau dari waktu ke waktu,” ujar salah satu mahasiswa KKNT Gelombang 116 Universitas Hasanuddin.

Pengelola BSU menyambut baik kegiatan tersebut karena pendataan dan pelatihan yang diberikan dinilai dapat membantu meningkatkan keteraturan dalam pengelolaan administrasi dan keuangan bank sampah. Pencatatan sederhana yang diperkenalkan juga diharapkan dapat dilanjutkan setelah kegiatan KKN berakhir.

“Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami cara mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan lebih teratur. Format yang diberikan juga sederhana sehingga dapat kami gunakan dalam kegiatan bank sampah sehari-hari,” ujar salah satu pengelola BSU.

Melalui program kerja bersama ini, mahasiswa KKNT Gelombang 116 Universitas Hasanuddin tidak hanya membantu melakukan pendataan, tetapi juga memberikan pendampingan praktis dalam pencatatan keuangan yang dapat diterapkan oleh pengelola BSU Cinta Damai dan BSU Al Bayan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan bank sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari lingkungan sekitar.

Program kerja tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih terorganisasi, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.