PELAKITA.ID – Bonto Daeng, Bantaeng — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 116, Fahmi Gahtan sebagai Koordinato Desa Posko 2 Bonto Daeng dari program studi Teknik Pertambangan, melaksanakan program kerja individu pada tanggal 14 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA berupa pemetaan batas desa dan batas dusun serta pendataan potensi hasil kebun di Desa Bonto Daeng, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.
Program ini dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah desa dalam menyediakan informasi wilayah yang lebih jelas, terstruktur, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Pemetaan yang dilakukan mencakup wilayah Desa Bonto Daeng beserta lima dusun yang berada di dalamnya, yaitu Dusun Lapparaka, Dusun Tamaona, Dusun Bungayya, Dusun Borong Tangnga, dan Dusun Lembang-Lembang.
Selain menggambarkan batas administratif desa dan dusun, peta juga memuat informasi mengenai potensi hasil kebun yang terdapat pada masing-masing dusun.
Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi pertanian dan komoditas lokal yang menjadi salah satu sumber daya penting bagi masyarakat Bonto Daeng.
Program ini berangkat dari kondisi sebelumnya, di mana informasi mengenai batas wilayah dusun dan desa masih banyak dituangkan dalam bentuk gambar sederhana menggunakan kertas.
Kondisi tersebut membuat informasi spasial wilayah belum terdokumentasi secara sistematis dalam bentuk peta.
Melalui kegiatan pemetaan, informasi mengenai batas wilayah kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta yang lebih informatif sehingga dapat menjadi dokumentasi dan bahan referensi bagi pemerintah desa maupun masyarakat.
Kepala Desa Bonto Daeng, Rahman, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut. “Alhamdulillah, ada informasi batas dusun dan desa di Bonto Daeng. Yang sebelumnya masih digambar dengan kertas, sekarang sudah ada berbentuk peta,” ungkapnya.
Dengan adanya peta batas dusun dan desa serta informasi potensi hasil kebun, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Desa Bonto Daeng dalam mengenali kondisi wilayah dan potensi yang dimiliki setiap dusun.
Peta tersebut juga dapat menjadi salah satu bentuk dokumentasi yang mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan potensi pertanian, serta penyampaian informasi wilayah kepada masyarakat secara lebih mudah dan terarah.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki untuk membantu kebutuhan informasi spasial di tingkat desa, sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal Desa Bonto Daeng secara berkelanjutan.









