PELAKITA.ID – Dalam upaya mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota melaksanakan program kerja individu berupa Pemetaan Sarana Prasarana dan Potensi Unggulan Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program ini dirancang untuk menghasilkan gambaran spasial yang akurat mengenai kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di wilayah kelurahan sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi unggulan yang dapat menjadi penggerak pembangunan dan perekonomian masyarakat.
Melalui pendekatan pemetaan berbasis data, mahasiswa berupaya menghadirkan informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan di tingkat lokal.
Proses pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengumpulan data lapangan secara menyeluruh melalui observasi, pendataan, dan dokumentasi berbagai fasilitas publik yang ada di Kelurahan Salomallori.
Inventarisasi dilakukan terhadap sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, jaringan jalan, serta berbagai infrastruktur pendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain itu, mahasiswa juga melakukan identifikasi terhadap potensi unggulan wilayah, baik yang berasal dari sektor pertanian, peternakan, perdagangan, maupun sumber daya lokal lainnya yang memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.
Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menjadi peta tematik serta dokumen informasi spasial yang menggambarkan persebaran sarana prasarana dan potensi unggulan wilayah.
Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi yang objektif dan substantif bagi pemerintah kelurahan dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan karakteristik wilayah.
Menurut mahasiswa pelaksana, pemetaan wilayah tidak hanya berfungsi sebagai alat dokumentasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Dengan mengetahui kondisi eksisting serta potensi yang dimiliki, pemerintah dan masyarakat dapat merumuskan strategi pembangunan yang lebih terarah, termasuk dalam menentukan prioritas program dan alokasi sumber daya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan tata kelola desa dan kelurahan berbasis informasi spasial. Di era pembangunan yang semakin menuntut akurasi data, keberadaan peta wilayah dan data potensi lokal menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui program Pemetaan Sarana Prasarana dan Potensi Unggulan ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Kelurahan Salomallori.
Hasil pemetaan yang disusun diharapkan tidak hanya menjadi produk akademik semata, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan wilayah, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan potensi ekonomi lokal demi terwujudnya pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.









