PELAKITA.ID – MAKASSAR – Salah satu pendiri Pelakita.ID, Kamaruddin Azis, turut menghadiri rangkaian diskusi bertajuk “Keberlanjutan Media dan Ekosistem” yang diselenggarakan oleh Local Media Community (LMC) bekerja sama dengan Google di Makassar, 12 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari forum nasional yang digelar di tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya, untuk memperkuat kapasitas dan keberlanjutan media lokal di tengah perubahan lanskap digital yang semakin cepat.
Forum tersebut mempertemukan pemilik media, pimpinan redaksi, manajemen perusahaan pers, organisasi media siber, serta asosiasi jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, para peserta membahas berbagai tantangan yang dihadapi media lokal, mulai dari strategi pertumbuhan audiens, diversifikasi sumber pendapatan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara bertanggung jawab dalam mendukung praktik jurnalisme berkualitas.
Kamaruddin Azis menilai kegiatan semacam ini penting bagi media lokal yang tengah menghadapi perubahan besar dalam pola konsumsi informasi masyarakat. Menurutnya, media lokal tidak hanya dituntut mampu menghasilkan konten berkualitas, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan fungsi utamanya sebagai penyedia informasi yang kredibel dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Google diwakili oleh Adeel Farhan, Head of News Partnerships Southeast Asia, serta Yos Kusuma, News Partner Manager untuk Indonesia, Filipina, dan Bangladesh. Keduanya memaparkan berbagai inisiatif Google melalui Google News Initiative (GNI) yang selama ini mendukung penguatan kapasitas media melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan model bisnis media di era digital.
Adeel Farhan menegaskan bahwa Google tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan ekosistem media, termasuk media lokal, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pengguna. Menurutnya, misi Google untuk membantu masyarakat mengakses informasi yang berkualitas tetap menjadi landasan utama dalam membangun kolaborasi dengan organisasi berita di berbagai negara.
Sementara itu, Yos Kusuma menekankan bahwa media lokal memiliki peran strategis dalam menjaga keberagaman informasi dan menghadirkan perspektif yang dekat dengan kebutuhan masyarakat di daerah. Karena itu, Google terus membuka ruang dialog dan kemitraan agar media lokal dapat memanfaatkan teknologi, termasuk AI, sebagai alat untuk memperkuat keberlanjutan bisnis dan kualitas jurnalisme.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah pemaparan Suwarjono, Pemimpin Redaksi Suara.com sekaligus salah satu inisiator Local Media Community.
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa perubahan adalah keniscayaan dalam industri media. Menurutnya, media dan jurnalis yang menolak beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk AI dan media sosial, berisiko tertinggal dalam persaingan informasi yang semakin dinamis.
Bagi Pelakita.ID, keikutsertaan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring sekaligus memperkuat kapasitas organisasi media lokal dalam menghadapi tantangan masa depan.
Forum ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antar-media daerah untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat inovasi, serta membangun ekosistem media yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Local Media Community sendiri merupakan wadah kolaborasi bagi media lokal dan media skala kecil di Indonesia yang berfokus pada penguatan keberlanjutan ekosistem media melalui kegiatan berbagi pengetahuan, pengembangan jejaring, advokasi bersama, hingga dukungan terhadap berbagai inisiatif penguatan kapasitas media di daerah.
Melalui kemitraan dengan Google, komunitas ini diharapkan dapat terus menjadi ruang belajar dan kolaborasi bagi media lokal di tengah tantangan transformasi digital yang terus berkembang.









