PELAKITA.ID – SIDRAP – Sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya promotif dan preventif, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Misna Asrul, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Edukasi Cerdas DBD (Demam Berdarah Dengue) dengan 3M” di MTsN 3 Sidrap Salomallori.
Kegiatan ini menyasar siswa kelas VIII sebagai upaya meningkatkan pengetahuan sekaligus membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.
Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ini kerap menimbulkan kejadian luar biasa, terutama pada musim hujan ketika populasi nyamuk meningkat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan harus terus diperkuat, salah satunya melalui edukasi kepada kelompok usia sekolah.
Siswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun perilaku hidup bersih dan sehat. Pengetahuan yang diperoleh di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat disebarluaskan kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, edukasi mengenai DBD menjadi langkah penting dalam menanamkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak usia dini.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, Misna Asrul melakukan koordinasi dengan pihak MTsN 3 Sidrap Salomallori untuk menentukan waktu, tempat, serta mekanisme pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, dipersiapkan pula berbagai media edukasi berupa materi presentasi, poster, leaflet, dan permainan edukatif agar proses penyampaian informasi berlangsung lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah, dilanjutkan dengan perkenalan mahasiswa KKN serta penyampaian tujuan program.
Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai Demam Berdarah Dengue yang mencakup pengertian penyakit, penyebab, cara penularan, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah penanganan awal apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala DBD. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh siswa.
Fokus utama kegiatan ini adalah pengenalan gerakan 3M sebagai langkah paling efektif dalam mencegah DBD, yaitu Menguras tempat penampungan air secara rutin, Menutup rapat seluruh tempat penampungan air, serta Memanfaatkan kembali atau Mendaur Ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain menjelaskan konsep tersebut, mahasiswa juga memberikan contoh penerapan sederhana yang dapat dilakukan siswa baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
Agar suasana belajar lebih hidup, penyampaian materi diselingi dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan permainan edukatif yang berkaitan dengan pencegahan DBD.
Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk aktif mengemukakan pendapat, menjawab pertanyaan, serta menguji kembali pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Beberapa siswa bahkan mampu menjelaskan kembali langkah-langkah pencegahan DBD melalui gerakan 3M dengan baik.
“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa tidak hanya mengetahui apa itu Demam Berdarah Dengue, tetapi juga memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menerapkan gerakan 3M secara rutin, diharapkan risiko berkembangnya nyamuk penyebab DBD dapat ditekan sehingga lingkungan sekolah maupun rumah menjadi lebih sehat,” ujar Misna Asrul.
Guru dan siswa MTsN 3 Sidrap Salomallori memberikan respons yang sangat positif terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran media edukasi serta permainan interaktif membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga pesan-pesan kesehatan dapat diterima dengan lebih mudah oleh para peserta.
Program kerja ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui kegiatan edukasi.
Selain meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan DBD, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran siswa untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Melalui program Edukasi Cerdas DBD (Demam Berdarah Dengue) dengan 3M, diharapkan siswa kelas VIII MTsN 3 Sidrap Salomallori mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan gerakan 3M secara rutin, hingga mengajak keluarga dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat sejak usia sekolah, diharapkan angka kejadian DBD dapat terus ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan bebas dari sarang nyamuk.
___
Penulis Misna Asrul
Editor: Aisya Sofianita









