PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Upaya sederhana sering kali menjadi solusi efektif dalam mengatasi persoalan kesehatan masyarakat.
Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas), Annisa Hidayat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), menginisiasi pembagian kalender pengingat minum obat antihipertensi kepada warga Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Salomallori ini menyasar masyarakat berusia 18 tahun ke atas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan konsumsi obat sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengendalikan tekanan darah.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab berbagai komplikasi serius, seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal apabila tidak dikendalikan secara optimal.
Salah satu tantangan utama dalam pengobatan hipertensi adalah rendahnya kepatuhan pasien mengonsumsi obat secara teratur. Tidak sedikit penderita yang melewatkan jadwal minum obat karena lupa atau belum memiliki media pengingat yang praktis.
Melihat kondisi tersebut, Annisa menghadirkan kalender pengingat minum obat sebagai media edukasi yang sederhana, mudah digunakan, dan dapat ditempel di rumah sehingga membantu penderita mengingat jadwal terapi setiap hari. Melalui media ini, masyarakat diharapkan lebih disiplin menjalani pengobatan, rutin memantau tekanan darah, serta menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah komplikasi akibat hipertensi.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN-PK terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan untuk menyusun mekanisme kegiatan, menyiapkan sarana pendukung, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan.
Pada hari pelaksanaan, kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan skrining tekanan darah. Hasil pemeriksaan dicatat sebagai data awal kondisi kesehatan masyarakat. Setelah itu, peserta memperoleh edukasi mengenai hipertensi, mulai dari faktor risiko, pentingnya kepatuhan mengonsumsi obat, hingga penerapan pola hidup sehat yang meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
Sebagai bagian dari intervensi, setiap peserta yang teridentifikasi memiliki tekanan darah tinggi menerima kalender pengingat minum obat. Kalender tersebut dirancang dengan penanda jadwal konsumsi obat sehingga mudah digunakan sebagai pengingat harian di rumah.
Penanggung jawab kegiatan, Annisa Hidayat, menjelaskan bahwa inovasi sederhana tersebut lahir dari persoalan yang sering ditemui di masyarakat.
“Banyak penderita hipertensi sebenarnya sudah memahami pentingnya minum obat secara rutin, tetapi sering lupa karena tidak memiliki media pengingat. Melalui kalender ini, kami berharap masyarakat menjadi lebih disiplin menjalani pengobatan sekaligus lebih sadar untuk memeriksakan tekanan darah secara berkala, sehingga risiko komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung dapat diminimalkan,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Masyarakat mengikuti pemeriksaan tekanan darah dengan tertib, aktif berdiskusi selama sesi edukasi, serta menyambut baik pembagian kalender pengingat sebagai media yang dinilai praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat, khususnya pengendalian penyakit tidak menular. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kepatuhan pengobatan, deteksi dini, serta penguatan kesadaran masyarakat dalam mengendalikan hipertensi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Salomallori, khususnya penyandang hipertensi, semakin disiplin menjalani terapi, rutin memantau tekanan darah, serta menerapkan gaya hidup sehat. Langkah-langkah sederhana tersebut diharapkan mampu menekan risiko komplikasi, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat.
___
Penulis Annisa Hidayat
Editor Aisya Sofianita Kamaruddin









