Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Latih Warga Salomallori Olah Kulit Ikan Nila Menjadi Keripik Bernilai Ekonomis

  • Whatsapp
Kegiatan ini merupakan program kerja individu yang bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah kulit ikan nila menjadi produk pangan yang lezat, berkualitas, serta memiliki nilai jual.

PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin yang bertugas di Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, menggelar pelatihan pembuatan keripik kulit ikan nila sebagai produk bernilai ekonomis bagi masyarakat Lingkungan II Salomallori.

Kegiatan ini merupakan program kerja individu yang bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah kulit ikan nila menjadi produk pangan yang lezat, berkualitas, serta memiliki nilai jual.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi lokal sekaligus membuka peluang usaha rumahan yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi kulit ikan nila sebagai bahan baku pangan yang selama ini masih jarang dimanfaatkan. Mahasiswa menjelaskan bahwa kulit ikan nila mengandung protein dan kolagen yang bermanfaat bagi kesehatan, sehingga sangat layak diolah menjadi produk camilan bernilai tambah.

Selain menjelaskan kandungan gizinya, peserta juga diperkenalkan pada peluang pasar produk olahan berbasis hasil perikanan. Pengolahan kulit ikan menjadi keripik dinilai dapat mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas ikan nila yang banyak dibudidayakan masyarakat.

Pada sesi praktik, peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan pembuatan keripik kulit ikan nila, mulai dari proses pembersihan kulit, pemberian bumbu, hingga teknik penggorengan yang tepat agar menghasilkan keripik yang renyah, gurih, dan berkualitas. Mahasiswa juga memberikan tips pengemasan sederhana agar produk lebih menarik dan memiliki daya saing di pasaran.

Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses produksi, penyimpanan, hingga peluang pemasaran produk.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN-T 116 Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin berharap inovasi pengolahan kulit ikan nila dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara lebih optimal.

Selain mengurangi limbah hasil perikanan, inovasi tersebut diharapkan mampu melahirkan produk unggulan desa yang memiliki nilai ekonomi serta mendukung pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal.

Jika tersedia data jumlah peserta, nama mahasiswa pelaksana, tanggal kegiatan, atau narasumber yang hadir, artikel ini dapat diperkaya agar lebih kuat sebagai berita media.