Jawa Tengah Uji Coba Budidaya Udang Vaname Sistem Tertutup Jelang Revitalisasi 72.000 Hektare Tambak Pantai Utara

  • Whatsapp
Tambak di Semarang, Jawa Tengah (sumber: Shrimp Asia)

PELAKITA.ID – Provinsi Jawa Tengah telah memanen udang vaname dari fasilitas budidaya modern dengan sistem tertutup (closed system) di Kota Semarang.

Dikutip dari media Shrimp Asia, proyek percontohan ini menjadi demonstrasi teknologi budidaya yang akan diterapkan dalam program revitalisasi sekitar 72.000 hektare tambak tradisional di sepanjang pesisir utara Jawa Tengah.

Panen dilakukan di Balai Benih Ikan dan Budidaya Perikanan yang berada di kawasan Wijayakusuma Industrial Estate, dikelola oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah.

Tambak seluas 1.561 meter persegi tersebut menyelesaikan satu siklus budidaya selama sekitar 82 hari, dengan hasil panen sekitar 1,3 ton udang vaname berukuran rata-rata 60 ekor per kilogram, yang dipasarkan untuk kebutuhan domestik.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut menerapkan sistem budidaya tertutup yang sesuai dengan lokasi di kawasan industri.

Sistem ini meminimalkan penggunaan air dari luar sekaligus menjaga kualitas air melalui perlakuan menggunakan dolomit, klorin, dan aerasi.

Balai pembenihan tersebut juga melaporkan telah mencapai sekitar 72 persen dari target pendapatan daerah tahunannya pada semester pertama 2026.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong perluasan pusat pembenihan ikan dan udang di berbagai wilayah provinsi, serta peningkatan dukungan kepada para pembudidaya melalui penyediaan benih berkualitas, pendampingan teknis budidaya, dan bantuan pemasaran.

Program revitalisasi tambak ini dilaksanakan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan tujuan mengaktifkan kembali tambak-tambak tradisional yang selama ini tidak produktif, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi akuakultur secara berkelanjutan di sepanjang pesisir utara Jawa Tengah.

___
Sumber: Shrimp Asia