- Empat puluh lima tahun perjalanan IKA SMANSA’81 bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi titik tolak untuk membangun masa depan yang lebih bermakna.
- Melalui tiga misi utama, organisasi ingin memperkuat solidaritas internal, memperbesar kontribusi bagi almamater, serta memperluas manfaat bagi masyarakat.
PELAKITA.ID – Empat dekade bukan sekadar penanda perjalanan waktu. Bagi Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (IKA SMANSA’81) Makassar, usia 45 tahun menjadi momentum untuk menegaskan kembali jati diri organisasi sebagai rumah besar yang mempersatukan alumni, membangun almamater, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Perjalanan panjang para alumni telah melahirkan berbagai profesi, pengalaman, dan kontribusi di berbagai bidang.
Di balik keberagaman itu, terdapat satu benang merah yang terus menyatukan, yaitu semangat kebersamaan dan kepedulian. Semangat inilah yang kemudian dirumuskan dalam tiga misi besar IKA SMANSA’81 Makassar: Peduli Alumni, Peduli Almamater, dan Peduli Masyarakat.
Demikian penjelasan Ketua IKA Smansa Makassar angkatan 1981, Prof Anis Anwar Makkatutu terkait program 4 dekade kebersamaan mereka sebagai alumni Smansa Makassar.
Menurut Prof Anis, misi pertama berangkat dari keyakinan bahwa tidak boleh ada alumni yang merasa berjalan sendiri setelah meninggalkan bangku sekolah. IKA SMANSA’81 ingin menjadi rumah yang terus menjaga tali silaturahmi sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
“Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan basis data alumni yang lebih lengkap, penguatan grup komunikasi setiap angkatan dan kelas, hingga penyelenggaraan reuni yang mempererat persaudaraan,” ucapnya.

Semangat tersebut dirangkum dalam slogan:
“Alumni kuat karena saling menguatkan.”
Peduli Almamater: Berbakti kepada Tempat Kita Bertumbuh
Kesuksesan para alumni tidak dapat dipisahkan dari peran SMA Negeri 1 Makassar sebagai tempat menempa karakter dan membangun mimpi. Karena itu, momentum 45 tahun menjadi kesempatan untuk membalas budi kepada almamater.
Menurut alumni Smansa 81, yang juga ketua harian IKA Smansa Makassar, Ir. Andi Laksmiwaty, berbagai program dirancang untuk mendukung kemajuan sekolah, mulai dari bantuan sarana dan prasarana hingga pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi yang membutuhkan.
“Semua itu berpijak pada satu keyakinan, sukses kita karena almamater. Giliran kita membesarkan almamater,” tegas Achmad.
Menurut Andi Laksmiwaty, perjalanan alumni tidak berhenti pada keberhasilan pribadi. Nilai yang diwariskan SMANSA mendorong setiap alumninya untuk hadir memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Karena itu, misi ketiga berfokus pada pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga pembagian paket sembako,” jelasnya.
Kontribusi alumni juga diwujudkan melalui kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, seperti mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), pelatihan UMKM, serta literasi digital bagi masyarakat.
Di bidang lingkungan, alumni didorong aktif dalam gerakan penanaman pohon, aksi bersih lingkungan, dan program sedekah air sebagai bagian dari kepedulian terhadap keberlanjutan.
Sementara dalam bidang dakwah dan sosial, berbagai kegiatan seperti santunan anak yatim, buka puasa bersama masyarakat, hingga pengelolaan dua masjid binaan alumni—Masjid Nur Ilham SMANSA’81 di Rusunawa Lette Mariso dan Masjid An Nur SMANSA’81 di Rusunawa Daya—menjadi bukti bahwa keberadaan alumni terus memberi manfaat nyata.
Semangat pengabdian tersebut dirangkum dalam slogan:
“Ilmu bermanfaat jika dirasakan masyarakat.”
45 Menit Bersama Alumni SMANSA’81

Sementara itu, Sekretaris IKA Smansa 81, Achmad Habib menambahkan, memperingati 45 tahun perjalanan Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (IKA SMANSA’81) Makassar, para alumni menghadirkan sebuah program inspiratif bertajuk “45 Menit Bersama Alumni SMANSA’81 Makassar”.
Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas generasi, di mana para alumni kembali ke almamater untuk berbagi pengalaman, motivasi, dan inspirasi kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Makassar.
Mengusung tema “Bangga Jadi Alumni SMANSA Makassar”, kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WITA di SMA Negeri 1 Makassar.
Program ini merupakan salah satu implementasi nyata misi Peduli Almamater yang diusung IKA SMANSA’81, yakni membangun kedekatan antara alumni dengan sekolah sekaligus mempersiapkan generasi penerus menghadapi masa depan.
“Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan para pembicara oleh Kepala SMA Negeri 1 Makassar. Selanjutnya, para alumni memasuki ruang-ruang kelas untuk berdialog langsung dengan siswa kelas XII selama satu jam pelajaran atau sekitar 45 menit. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh siswa kelas XII sebagai simbol kebersamaan lintas generasi,” terang Achmad Habib.
Dalam setiap kelas, sebut Achmad, para alumni menyampaikan materi yang disusun secara sederhana namun inspiratif.
Sesi dimulai dengan perkenalan diri, dilanjutkan dengan pengenalan tiga misi utama IKA SMANSA’81, yakni Peduli Alumni, Peduli Almamater, dan Peduli Masyarakat.
Para pembicara kemudian berbagi perjalanan hidup dan karier mereka, mulai dari pengalaman saat menjadi siswa SMANSA, proses menempuh pendidikan tinggi, tantangan yang dihadapi di dunia kerja, hingga berbagai pelajaran hidup yang membentuk mereka menjadi pemimpin di bidang masing-masing.
Sesi ditutup dengan dialog dan tanya jawab sehingga para siswa dapat berdiskusi secara langsung mengenai pilihan studi, profesi, maupun tantangan kehidupan setelah lulus sekolah.
Sebanyak 15 alumni lintas profesi turut ambil bagian sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan akademisi, birokrat, profesional, regulator, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat.
Para pembicara tersebut adalah:
- Prof. Dr. dr. Anis Irawan Anwar, Sp.KK(K) – Universitas Hasanuddin
- Ir. Moh. Ramdhan Pomanto – Politikus
- Prof. Dr. dr. Syahrul Rauf, Sp.OG – Universitas Hasanuddin
- Prof. Dr. drg. Harlina – Universitas Hasanuddin
- Dr. Nirwan Ilyas S.Mat, M.Sc (Doktor Matematika Unhas)
- Prof. Dr. Said Karim, SH., MH. – Universitas Hasanuddin
- Prof. Dr. Nurjanna Nontji, M.Si. – Peneliti
- Dr. Ir. A. Laksmiwaty, M.Si. – Auditor ASN
- Dr. dr. A. Sastri, Sp.KK(K) – ASN Pemerintah Kota Makassar
- Dr. Ir. H. Mukhtar Tahir, MT – Dosen Universitas Muslim Indonesia
- Gamal A. Razak, SE., MM. – Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Freddy Erentz, SE., M.Si. – Aktivis NGO
- Andi Roslinda Ishak, SE – Perbankan
- Nany Maryani, SE – PT PLN (Persero)
- Dr. dr. Hj. Nurbani Bangsawan, Sp.OG – ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Keberagaman profesi para pembicara menjadi bukti bahwa SMA Negeri 1 Makassar telah melahirkan sumber daya manusia yang berkiprah di berbagai sektor strategis.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi para siswa untuk berani bermimpi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Menatap Empat Dekade Berikutnya
Empat puluh lima tahun perjalanan IKA SMANSA’81 bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi titik tolak untuk membangun masa depan yang lebih bermakna.
Melalui tiga misi utama tersebut, organisasi ingin memperkuat solidaritas internal, memperbesar kontribusi bagi almamater, serta memperluas manfaat bagi masyarakat.
Kekuatan sebuah organisasi alumni tidak hanya diukur dari banyaknya anggota, tetapi dari seberapa besar kepeduliannya mampu menghadirkan perubahan.

Peduli Alumni berarti menguatkan dari dalam. Peduli Almamater berarti berbakti kepada tempat asal. Peduli Masyarakat berarti menghadirkan manfaat yang melampaui diri sendiri.
Memasuki usia ke-40, IKA SMANSA’81 Makassar mengajak seluruh alumni untuk terus berlomba dalam kebaikan, mempererat persaudaraan, dan memperluas pengabdian.
Salam Fastabiqul Khairat.
____
Editor Denun









