PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program individu bertajuk CERAH (Cerdas Rawat Mata Anak Hebat) di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada 20–23 Juli 2026.
Program ini mengangkat tema Edukasi Penggunaan Gadget yang Sehat untuk Menjaga Kesehatan Mata dan menyasar 87 siswa kelas V dari empat sekolah dasar, yakni SD Negeri 2 Otting, SD Negeri 4 Otting, SD Negeri 6 Otting, dan SD Negeri 9 Otting.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menggunakan gadget secara bijak agar kesehatan mata tetap terjaga. Program ini disusun sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan perangkat digital pada anak usia sekolah yang berpotensi menimbulkan berbagai gangguan penglihatan apabila tidak disertai kebiasaan penggunaan yang benar.
Materi edukasi yang diberikan meliputi pengertian gadget, pentingnya menjaga kesehatan mata, manfaat dan dampak penggunaan gadget, tanda-tanda kelelahan mata, cara menggunakan gadget secara sehat, penerapan aturan 20-20-20, hingga berbagai kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap di setiap sekolah melalui kerja sama antara mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dan pihak sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa mengenai penggunaan gadget yang sehat dan kesehatan mata. Selanjutnya, mahasiswa memberikan penyuluhan interaktif menggunakan media edukasi CERAH yang dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Selain menerima materi, para siswa juga diajak berdiskusi dan mempraktikkan langsung sejumlah langkah sederhana, seperti menjaga jarak pandang dengan layar, mengatur posisi duduk yang benar, serta melakukan latihan istirahat mata menggunakan aturan 20-20-20, yakni mengalihkan pandangan setiap 20 menit ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.
Kegiatan kemudian ditutup dengan post-test sebagai evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi.

Penanggung jawab kegiatan, Nadia Nurfitri dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa Program CERAH bertujuan membangun kesadaran anak sejak dini agar mampu memanfaatkan gadget secara bijak tanpa mengabaikan kesehatan mata.
“Melalui Program CERAH, kami berharap siswa tidak hanya memahami dampak penggunaan gadget yang berlebihan terhadap kesehatan mata, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan penggunaan gadget yang sehat dalam kehidupan sehari-hari sehingga kesehatan mata tetap terjaga dan risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Program mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Selama penyuluhan berlangsung, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta mempraktikkan berbagai cara menjaga kesehatan mata.
Salah seorang peserta, Bilqis Ufaira dari SD Negeri 2 Otting, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.
“Sekarang saya lebih paham cara menggunakan gadget dengan benar agar mata tetap sehat. Saya akan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat yang sudah dijelaskan dalam kehidupan sehari-hari supaya kesehatan mata saya tetap terjaga,” katanya.
Hasil evaluasi melalui post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, dampak penggunaan gadget secara berlebihan, penerapan aturan 20-20-20, serta berbagai kebiasaan sehat yang dapat mengurangi risiko kelelahan mata.
Selain itu, hasil observasi memperlihatkan sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali cara menggunakan gadget secara sehat sekaligus mempraktikkan langkah-langkah sederhana untuk melindungi kesehatan mata. Temuan ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di era digital.
Melalui Program CERAH, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap siswa sekolah dasar semakin bijak dalam menggunakan gadget serta mampu menerapkan kebiasaan yang mendukung kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan mata di Desa Bulucenrana.
Kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan budaya penggunaan gadget yang sehat secara berkelanjutan sehingga kesehatan mata anak-anak usia sekolah tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.









