PELAKITA.ID – Universitas Hasanuddin (Unhas) memperluas kontribusinya kepada masyarakat Kabupaten Bulukumba melalui 50 program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU) yang melibatkan dosen dari berbagai fakultas dan disiplin ilmu.
Program-program tersebut hadir di sejumlah desa, kelurahan, sekolah, kelompok masyarakat, hingga fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Bulukumba. Tema yang diangkat sangat beragam, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, hukum, pendidikan, kebencanaan, teknologi, hingga penguatan ekonomi kreatif.
Kehadiran 50 program tersebut memperlihatkan bagaimana riset, pengetahuan, dan keahlian akademik Unhas diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat. Bulukumba menjadi ruang pembelajaran sekaligus arena hilirisasi pengetahuan yang dikembangkan di kampus.
Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, misalnya, Dr. Andi Ratna Sari Dewi, SE., M.Si. mengembangkan program pemberdayaan kelompok peternak Ayam Auliah Unggas melalui pengolahan kotoran ayam menjadi pupuk cair ramah lingkungan di Desa Bontosunggu, Kecamatan Gantarang.
Program tersebut memperlihatkan pendekatan ekonomi sirkular dengan mengubah limbah peternakan menjadi produk yang memiliki nilai guna, sekaligus membuka peluang pengelolaan usaha yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat desa.
Hukum dan Penguatan Masyarakat
Dari Fakultas Farmasi, Prof. Dr. Herlina Rante, S.Si., M.Si., Apt. menghadirkan program pengenalan bioteknologi melalui pelatihan isolasi dan ekstraksi DNA bagi guru dan siswa SMAN 16 Bulukumba. Program ini membawa pengetahuan laboratorium lebih dekat kepada dunia pendidikan.
Sementara itu, Fakultas Hukum mengembangkan sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Muhammad Djaelani Prasetya, S.H., M.H. mengembangkan sistem bantuan hukum desa berbasis komunitas untuk penanganan tindak pidana dan restorative justice pasca-KUHP 2023 dan KUHAP 2025 di Desa Malleleng.
Di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Dr. Tri Fenny Widayanti, SH., MH. menjalankan program pemberdayaan masyarakat dalam perlindungan hak atas tanah. Pada lokasi yang sama, Eka Merdekawati Djafar, SH., MH. melakukan pendampingan legal mapping partisipatif tanah non-sertifikat sebagai upaya pencegahan sengketa agraria berbasis administrasi.
Masih dari Fakultas Hukum, Dr. Muhammad Irwan, S.H., M.H. menyasar generasi muda melalui edukasi kesadaran hukum dalam penanggulangan balapan liar dan penyalahgunaan narkoba di MAN 1 Kecamatan Bulukumpa.
Budaya Maritim dan Literasi Generasi Muda
Kontribusi Fakultas Ilmu Budaya mengambil pendekatan yang kuat pada identitas, bahasa, sastra, dan karakter maritim. Prof. Dr. AB. Takko, M.Hum. mengembangkan Model Walenrengnge untuk memperkuat karakter maritim siswa SMKN 3 Kabupaten Bulukumba.
Program serupa dikembangkan Dr. Dra. St. Nursa’adah, M.Hum. melalui hilirisasi nilai karakter maritim Walenrengnge dengan inkubasi pemuda di Desa Garanta, Kecamatan Ujung Loe.
Sementara itu, Fitriani, S.S., M.Hum. mengembangkan Kareba Ta atau Kartu Kreasi Bahasa dan Pariwisata sebagai media pembelajaran sintaksis bahasa Arab berbasis linguistik modern sekaligus penguatan edukasi pariwisata di MAN 2 Bulukumba.
Andi Inayah Soraya, S.S., M.Hum. membawa isu literasi kritis ke ruang pendidikan melalui penguatan literasi kritis artificial intelligence berbasis resepsi karya sastra bagi siswa SMAN 2 Desa Tanete, Kecamatan Bulukumpa.
Di SMAN 9 Bulukumba, Kelurahan Dannuang, Kecamatan Ujung Loe, Faisal Oddang, S.S., M.Hum. mengembangkan program etnopuitika untuk menginternalisasi identitas budaya melalui pelatihan adaptasi langgam tutur sastra lisan ke dalam deklamasi modern.
Laut, Perikanan, dan Ekonomi Pesisir
Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu bidang penting dalam program PPMU Unhas di Bulukumba. Prof. Dr. Ir. Nadiarti, M.Sc. mengembangkan program pemberdayaan kelompok siswa jurusan perikanan di SMK Negeri 3 Bulukumba, Kecamatan Ujung Loe.
Dr. Fahrul, S.Pi., M.Si. menghadirkan diversifikasi olahan ikan pindang bagi kelompok masyarakat pengolah hasil perikanan di Desa Pataro, Kecamatan Herlang. Program ini diarahkan untuk memperkuat nilai tambah hasil perikanan sekaligus membuka peluang usaha masyarakat.
Di kawasan wisata bahari Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Dr. Ir. M. Rijal Idrus, M.Sc. menjalankan program pemberdayaan kelompok operator wisata pantai melalui peningkatan kesadaran keselamatan dalam pengelolaan wisata.
Tujuannya adalah mendorong wisata pantai yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Dr. Ir. Badraeni, MP. melakukan diseminasi teknologi pengayaan bibit rumput laut melalui teknologi enrichment di Desa Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu.
Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pengabdian Unhas di Bulukumba tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kebencanaan, Tata Kelola, dan Ekonomi Lokal
Dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Amril, S.A.P., MPA. mengembangkan Sekolah Siaga Bencana untuk memperkuat kapasitas siswa SMAN 2 Bulukumba sebagai agen kesiapsiagaan dalam mendukung implementasi pendidikan kebencanaan melalui kurikulum muatan lokal.
Endang Sari, S.IP., M.Si. mengangkat isu perlindungan data pribadi dan hak konstitusional pemilih dari manipulasi micro-targeting politik berbasis algoritma AI di Caile, Kecamatan Ujung Bulu.
Sementara itu, Andi Ahmad Yani, S.Sos., M.Si. memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan policy brief berbasis data bagi ASN Bapperida untuk mendukung perumusan kebijakan daerah di Kabupaten Bulukumba.
Pada tingkat kelembagaan daerah, Prof. Darwis, M.A., Ph.D. mengembangkan strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk mendorong efektivitas kerja sama internasional daerah.
Masih di wilayah perkotaan, Drs. Arsyad, M.Si. mengembangkan demplot dan pendampingan kebun gizi sirkular berbasis sampah organik bagi ibu PKK dan kader Posyandu di Kelurahan Loka, Bulukumba.
Di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Nosakros Arya, S.Sos., M.I.Kom. mendampingi UMKM melalui pelatihan promosi digital berbasis media sosial sekaligus penguatan branding budaya maritim.
Kesehatan dan Kualitas Hidup Masyarakat
Bidang kesehatan mendapat porsi besar dalam pengabdian Unhas di Bulukumba. Dari Fakultas Kedokteran, drh. Fika Yuliza Purba, S.K.H., M.Sc., Ph.D. mengembangkan program restorasi fertilitas dan investigasi patologis keguguran prenatal sapi rakyat melalui pendekatan Pro Lentera di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang.
Sementara itu, Prof. Dr. Muh. Harun Achmad, drg., M.Kes., Sp.KGA., KKA(K)., FSASS. menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi berbasis teknologi virtual reality bagi komunitas pesisir Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari.
Dari Fakultas Kedokteran Gigi, drg. Nur Asmi Usman, Sp.PM mengembangkan peningkatan keterampilan dokter gigi dalam skrining dan deteksi dini oral potentially malignant disorders di Kabupaten Bulukumba.
Pada Fakultas Keperawatan, sejumlah program menyasar kelompok rentan dan penguatan layanan kesehatan masyarakat. Dr. Andina Setyawati, S.Kep., Ns., M.Kep. memberdayakan kelompok ibu PKK melalui produksi cookies fungsional untuk pencegahan diabetes di Kabupaten Bulukumba.
Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes. mengembangkan Gerak Sehati, berupa gerakan edukasi dan pendampingan ibu balita untuk mencegah stunting melalui aplikasi Sehati di Puskesmas Bontobangun, Desa Bontobangun, Kecamatan Rilau Ale.
Program pencegahan kesehatan reproduksi dikembangkan Dr. Erfina, S.Kep., Ns., M.Kep. melalui Sekolah Siaga Reproduksi Sehat dengan penguatan konselor remaja dalam edukasi dan pendampingan sebaya.
Di Puskesmas Herlang, Ns. Nurlaila Fitriani, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J. memperkuat kapasitas kader dan tenaga kesehatan melalui pelatihan Psychosocial First Aid dan dukungan psikososial untuk memperkuat layanan kesehatan jiwa.
Sementara itu, Dr. Tuti Seniwati, S.Kep., Ns., M.Kes. membawa isu kesehatan digital melalui program G-STAMP atau Gamer Sehat Tanpa Makian dan Perundungan bagi siswa SDN Appasarenge Bulukumba.
Dr. Nuurhidayat Jafar, S.Kep., Ns., M.Kep. memberdayakan Karang Taruna melalui pemanfaatan aplikasi web untuk analisis foto makanan dan aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan pradiabetes pada remaja di Kabupaten Bulukumba.
Di SLB Negeri 1, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Yusfina, S.Ft., Physio., M.Kes. mengembangkan intervensi terpadu multidisiplin untuk penguatan fungsi kognitif-motorik, kesehatan reproduksi, dan regulasi emosi anak berkebutuhan khusus.
Program pencegahan stunting lintas generasi juga dikembangkan Dr. Suni Hariati, S.Kep., Ns., M.Kep. melalui program Safe Child di SMPN 17 Bulukumba, dengan pendekatan edukasi nutrisi, skrining IMT-HB, konseling, dan penguatan perlindungan diri bagi remaja awal.
Sementara itu, Nur Hikmawaty Hasbiah, S.Ft., Physio., M.Kes. memberdayakan Kelompok Wanita Tani Mawar melalui program ergonomi kerja dan latihan untuk mencegah nyeri muskuloskeletal di Kelurahan Ballasaraja, Kabupaten Bulukumba.
Pangan, Gizi, dan Kesehatan Berbasis Komunitas
Dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prof. Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Kes., M.Med.Ed. memperkuat kapasitas penggerak PKK dalam pengolahan pangan lokal dan legalitas produk di Desa Pataro, Kecamatan Herlang.
Andi Imam Arundhana, S.Gz., MPH., Ph.D. mengembangkan SIPANDA atau Situasi Pendampingan Makan Anak sebagai alat bantu kader dalam edukasi praktik makan baduta dan balita di Posyandu Bulukumba.
Di SMA Negeri 1 Bulukumba, Rahayu Indriasari, SKM, MPHCN, Ph.D. mengembangkan program Remaja Sehat Beraksi untuk memperkuat peran OSIS dalam promosi gizi dan kesehatan mental.
Sains, Lingkungan, dan Potensi Lokal
Dari Fakultas MIPA, Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si. menginisiasi pemanfaatan tumbuhan herbal lokal sebagai dukungan kesehatan sekaligus diversifikasi usaha bagi kelompok nelayan di Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu.
Di lokasi yang sama, Dr. Magdalena Litaay, M.Sc. mengembangkan diversifikasi camilan anak terfortifikasi berbasis ikan dan rumput laut Ulva sp. sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Sementara itu, Dr. Andi Gita Maulidyah Indraswari Suhri, S.Si., M.Si. mengembangkan ekonomi berbasis lingkungan melalui pemanfaatan beeswax sebagai bahan baku produk ramah lingkungan bersama kelompok pemerhati lingkungan di Desa Polewali, Kecamatan Gantarang.
Program kesehatan berbasis komunitas juga hadir melalui Dr. Jumrah, S.ST., M.Keb. dari Pascasarjana yang mengembangkan POKALIS, yaitu program pemberdayaan kader pada layanan holistik melalui skrining kesehatan mental, latihan afirmasi, dan camilan sehat bagi ibu menyusui di wilayah Puskesmas Balibo.
Pertanian, Peternakan, dan Teknologi Tepat Guna
Pada sektor pertanian, Prof. Dr. Fachirah Ulfa, MP. dari Fakultas Pertanian memperkuat kapasitas Kelompok Wanita Tani melalui budidaya bawang merah di pekarangan berbasis biostimulan air kelapa di Desa Bonto Lohe, Kecamatan Rilau Ale.
Prof. Dr. Ir. Itji Diana Daud, MS. memberikan pelatihan kepada kelompok tani melalui pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga dan aplikasi biopestisida Beauveria bassiana di Desa Topada, Kecamatan Rilau Ale.
Dari Fakultas Peternakan, Fahrul Irawan, S.Pt., M.Si., Ph.D. mendampingi kelompok tani di Desa Kalumpang, Kecamatan Bontotiro melalui pelatihan pembuatan silase berbahan pakan lokal sebagai strategi penyediaan pakan berkelanjutan pada musim kemarau.
Dr. Ir. Agustina Abdullah, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng. meningkatkan kapasitas kelompok ternak Kantisang III melalui pemanfaatan bahan pakan lokal dan penguatan manajemen kelompok di Dusun Kampung Cina, Desa Balibo, Kecamatan Kindang.
Program peternakan juga hadir melalui Dr. Ir. Anie Asriany, M.Si., yang memberdayakan kelompok peternak Ayam Auliah Unggas melalui pengolahan bio-slurry limbah kotoran ayam menjadi bio tablet ramah lingkungan di Desa Bontosunggu, Kecamatan Gantarang.
Dari Fakultas Teknik, Rudi, S.T., M.T. menerapkan teknologi mesin pencacah pakan ternak untuk meningkatkan produktivitas peternak sapi di Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale.
Sementara Mukarramah Yusuf, B.Sc., M.Sc., Ph.D. mengembangkan peningkatan kemampuan Tes Kompetensi Akademik matematika dengan permainan berbasis Android bagi siswa sekolah dasar di Desa Garanta, Kecamatan Ujung Loe.
Hilirisasi Produk dan Penguatan Ekonomi Desa
Dari Fakultas Teknologi Pertanian, A. Hermina Julyaningsih, M.Si. memperkuat ekonomi petani kelapa melalui hilirisasi produk santan siap pakai bersama Kelompok Tani Bonto Pangka di Desa Karassing, Kecamatan Herlang.
Sementara itu, Prof. Dr. Andi Dirpan, STP., M.Si. mengembangkan program optimasi desain kemasan dan proses produksi abon ikan untuk meningkatkan nilai tambah produk di Desa Kassi, Kecamatan Kajang.
Rangkaian 50 program tersebut memperlihatkan wajah pengabdian Unhas yang semakin beragam.
Kampus hadir bukan hanya membawa teori dan pengetahuan, tetapi juga teknologi, pendampingan, inovasi, penguatan kapasitas, serta solusi yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.
Bulukumba dalam konteks ini bukan sekadar lokasi pelaksanaan program. Kabupaten ini menjadi ruang perjumpaan antara pengetahuan akademik dengan pengalaman masyarakat, antara riset dengan praktik, serta antara inovasi kampus dengan potensi lokal.
Dari pesisir Bira dan Bintarore hingga desa-desa di Kajang, Rilau Ale, Gantarang, Herlang, Kindang, Bonto Tiro, Ujung Loe, dan wilayah lainnya, berbagai program PPMU tersebut memperlihatkan satu benang merah: pengetahuan akan memiliki nilai yang lebih besar ketika mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Melalui 50 program PPMU di Kabupaten Bulukumba, Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi jembatan penting bagi hilirisasi riset, penguatan kapasitas lokal, perlindungan lingkungan, peningkatan kualitas kesehatan, hingga penciptaan peluang ekonomi baru.
Keberhasilan program bukan hanya diukur dari berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana masyarakat mampu melanjutkan manfaatnya secara mandiri.
Di Bulukumba, kampus, masyarakat, dan pemerintah daerah dapat membangun kolaborasi yang lebih panjang untuk menjadikan Bulukumba sebagai ruang tumbuh bagi inovasi dan pembangunan berbasis pengetahuan.









