Pelantikan ini bukan akhir, tetapi merupakan awal dari kerja bersama. Setelah struktur terbentuk, yang terpenting adalah bagaimana kita melakukan konsolidasi, membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. – Ketua Umum DPP GAN Dr(c) Muhammad Burhanuddin,S.H,M.H
PELAKITA.ID – JAMBI — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Aksi Nyata (GAN) Provinsi Jambi resmi dilantik pada Sabtu, 19 September 2026, menandai dimulainya konsolidasi organisasi di daerah sekaligus penguatan peran GAN dalam mengawal berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi dan dirangkaikan dengan Rapat Kerja serta Seminar Nasional yang mengangkat tema optimisme terhadap pelaksanaan program kerakyatan Presiden Prabowo di Provinsi Jambi.
Sekitar 200 peserta menghadiri rangkaian kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, sektor perbankan, hingga organisasi politik dan kelembagaan masyarakat.
Sejumlah tokoh dan pimpinan daerah turut hadir, antara lain jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, Wali Kota, PWNU, PW Muhammadiyah, organisasi kemasyarakatan tingkat provinsi, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perbankan, dinas dan organisasi perangkat daerah (OPD), KONI, pimpinan DPW dan DPD partai politik, Kepala Sekolah Rakyat, Korwil BGN Jambi, serta jajaran Asosiasi Koperasi Desa dan Kelurahan Provinsi Jambi.
Rangkaian acara diawali dengan pendaftaran peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Sholawat Busyro, dan doa. Prosesi kemudian berlanjut pada pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Jenderal DPP GAN, penandatanganan berita acara pelantikan, serta penyerahan bendera pataka sebagai simbol dimulainya kepengurusan GAN di Provinsi Jambi.
Ketua DPW GAN Provinsi Jambi, Rd. Abdul Latif, S.Ag., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan arah gerak organisasi di tingkat daerah. Ia menekankan pentingnya konsolidasi internal dan penguatan jejaring agar GAN dapat hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPP GAN, H. Burhanuddin, S.H., M.H., menegaskan bahwa pelantikan DPW GAN Jambi bukan sekadar momentum seremonial, melainkan awal dari kerja organisasi yang harus diterjemahkan melalui program dan aksi nyata.
“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi merupakan awal dari kerja bersama. Setelah struktur terbentuk, yang terpenting adalah bagaimana kita melakukan konsolidasi, membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Burhanuddin.
Ia juga mendorong jajaran GAN Provinsi Jambi untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Menurut Burhanuddin, keberadaan organisasi di daerah tidak berhenti pada pembentukan struktur, tetapi perlu diterjemahkan melalui kerja-kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta mampu membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan demi menyukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dikatakan Burhanuddin, pelantikan DPW GAN Jambi karena itu menjadi titik awal bagi pengurus untuk segera menyusun agenda kerja dan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota dan kecamatan.
“Konsolidasi tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan program yang terarah dan berkelanjutan,” ucapnya.
Rangkaian pembukaan dan seminar kemudian secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah sekaligus mewakili Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang menghadirkan M. Hudori, S.E. sebagai narasumber.
Forum tersebut menjadi ruang untuk membicarakan berbagai peluang, tantangan, dan optimisme terhadap program-program kerakyatan di Provinsi Jambi, sekaligus mempertemukan unsur pemerintah, organisasi masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan berbagai kelompok masyarakat.
Bagi GAN, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun jejaring kerja organisasi. Kehadiran pemerintah daerah, organisasi keagamaan, perguruan tinggi, sektor perbankan, koperasi, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, hingga unsur politik menunjukkan luasnya spektrum pemangku kepentingan yang dapat menjadi mitra dalam menjalankan agenda kerakyatan.
Menata Struktur, Memperkuat Kerja Organisasi
Untuk masa bakti 2026–2030, kepengurusan DPW GAN Provinsi Jambi diperkuat oleh unsur pembina, penasihat, pakar, dan pengurus harian.
Pada jajaran Dewan Pembina terdapat unsur Forkopimda Provinsi Jambi, yakni Gubernur Jambi, Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Danrem 042/GAPU, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, serta Ketua Pengadilan Tinggi Jambi.
Dewan Penasihat dipercayakan kepada Mayor (Purn) Suratman, H. Ismail Amsal, dan H. Mujiono. Sementara Dewan Pakar diisi oleh Andi Mulyadi, S.Ag., Drs. Ali Fahmi, M.Si., serta Dra. Khoirina Usman.
Pada jajaran pengurus harian, posisi Ketua DPW GAN Provinsi Jambi dipercayakan kepada Raden Abdul Latif, S.Ag., M.Kom., didampingi Tri Herlambang sebagai Wakil Ketua.
Sementara fungsi administrasi dan kesekretariatan dijalankan Agus Sumarli, S.Pd.I., sebagai Sekretaris dan Evi Susanti, S.Tr.Kes., sebagai Wakil Sekretaris.
Pengelolaan keuangan organisasi berada di bawah tanggung jawab H. Dimas Putra Nugraha, ST., sebagai Bendahara, didampingi Achmad Romadoni Sani, SE., M.Si., sebagai Wakil Bendahara.
Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, DPW GAN Provinsi Jambi diharapkan segera bergerak melakukan konsolidasi internal, memperkuat jejaring dengan berbagai pihak, serta merumuskan program kerja yang dapat diterapkan secara konkret di tengah masyarakat.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi GAN untuk membangun struktur organisasi yang lebih solid di Provinsi Jambi dan menerjemahkan semangat Gerakan Aksi Nyata melalui kerja kolaboratif yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.









