PELAKITA.ID – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin kembali menegaskan peran strategisnya dalam tata kelola akademik universitas.
Empat akademisi senior FIKP, yakni Dr. Ir. St. Aisjah Farhum, M.Si., Prof. Safruddin, S.Pi., M.P., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Abdul Haris, M.Si., dan Prof. Zainuddin, dipercaya menjadi anggota Senat Akademik Universitas Hasanuddin sebagai utusan FIKP untuk periode 2026–2030.
Terpilihnya keempat figur tersebut mencerminkan kuatnya kontribusi FIKP dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang kelautan dan perikanan yang selama ini menjadi salah satu identitas utama Universitas Hasanuddin.
FIKP sendiri dibentuk pada tahun 1996 melalui integrasi bidang ilmu kelautan dan perikanan sebagai bagian dari penguatan visi Unhas sebagai perguruan tinggi berbasis kemaritiman di Kawasan Timur Indonesia.
Dr. St. Aisjah Farhum: Perintis dan Penggerak Penguatan Institusi
Nama Dr. St. Aisjah Farhum bukanlah sosok asing di lingkungan FIKP Unhas. Ia merupakan Dekan FIKP periode 2017–2021 dan menjadi salah satu tokoh yang berperan penting dalam penguatan tata kelola akademik serta pengembangan kapasitas kelembagaan fakultas.
Sebagai akademisi, Aisjah Farhum dikenal memiliki kepakaran di bidang teknologi dan operasi kapal perikanan. Berbagai penelitian yang dipimpinnya berkaitan dengan kinerja dan manuver kapal penangkap ikan, keselamatan pelayaran, serta pengembangan teknologi perikanan tangkap.
Ia juga aktif dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan sektor perikanan nasional.
Pengalamannya sebagai anggota Senat Akademik Unhas pada periode sebelumnya menjadi modal penting dalam mengawal berbagai kebijakan akademik universitas ke depan.
Prof. Safruddin: Oseanografer dan Pemimpin Akademik
Prof. Safruddin merupakan salah satu guru besar terkemuka FIKP Unhas yang memiliki kepakaran di bidang oseanografi perikanan.
Selama menjabat sebagai Dekan FIKP periode 2021–2025, ia mendorong peningkatan mutu akademik, penguatan akreditasi internasional, serta pengembangan riset kelautan dan perikanan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Penelitian Prof. Safruddin banyak berfokus pada dinamika oseanografi dan sumber daya perikanan, termasuk pemanfaatan data oseanografi untuk memprediksi daerah penangkapan ikan potensial.
Berbagai karya ilmiahnya telah berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Kehadirannya di Senat Akademik diharapkan dapat memperkuat perspektif kelautan dan perikanan dalam pengambilan keputusan strategis universitas.
Prof. Abdul Haris: Akademisi Senior Bidang Kelautan
Prof. Dr. Ir. Abdul Haris, M.Si. merupakan salah satu akademisi senior FIKP yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan ilmu kelautan di Universitas Hasanuddin.
Namanya tercatat dalam berbagai dokumen strategis fakultas sebagai bagian dari tim penyusun arah pengembangan FIKP, termasuk dalam penyusunan Rencana Strategis Fakultas.
Selama puluhan tahun berkiprah di dunia akademik, Prof. Abdul Haris dikenal aktif dalam pendidikan, penelitian, dan pembinaan generasi muda kelautan.
Pengalaman dan perspektifnya dinilai akan memberikan kontribusi penting dalam merumuskan kebijakan akademik yang adaptif terhadap tantangan global, khususnya di sektor kemaritiman.
Prof. Zainuddin: Akademisi dan Pengembang Perikanan Budidaya
Prof. Zainuddin merupakan guru besar FIKP Unhas yang dikenal luas melalui kiprahnya dalam bidang perikanan budidaya. Berbagai penelitian dan kegiatan akademiknya berfokus pada pengembangan komoditas perairan, khususnya budidaya rumput laut dan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat pesisir.
Sebagai akademisi dan peneliti, Prof. Zainuddin telah menghasilkan berbagai publikasi ilmiah dan berkontribusi dalam pengembangan metode budidaya perikanan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Dekan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, yang memperkaya pengalaman kepemimpinannya dalam pengelolaan pendidikan tinggi.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman manajerial yang dimilikinya, Prof. Zainuddin diharapkan dapat membawa perspektif yang kuat dalam pengembangan pendidikan, riset terapan, dan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.
Representasi Kekuatan Akademik FIKP
Keterpilihan Dr. St. Aisjah Farhum, Prof. Safruddin, Prof. Abdul Haris, dan Prof. Zainuddin sebagai anggota Senat Akademik Universitas Hasanuddin periode 2026–2030 menunjukkan kepercayaan sivitas akademika terhadap kapasitas, integritas, dan dedikasi para akademisi FIKP Unhas.
Keempat tokoh tersebut merepresentasikan kombinasi pengalaman kepemimpinan, kapasitas riset, serta pengabdian panjang dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan.
Kehadiran mereka di Senat Akademik diharapkan dapat memperkuat kontribusi FIKP dalam mewujudkan Universitas Hasanuddin sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing global sekaligus tetap berakar kuat pada karakter kemaritiman Indonesia.









