PELAKITA.ID – Bulukumba – Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, kembali diwujudkan oleh Perhimpunan Mahasiswa sastra Inggris Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Perisai KMFIB-UH) melalui penyelenggaraan DDI Baburridha English Camp di Pondok Pesantren DDI Baburridha Sawere, Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (7/8) hingga Selasa pagi (11/8) tersebut diikuti oleh lebih dari 100 santri dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompetitif.
Selama lima hari pelaksanaan, para mahasiswa menghadirkan proses pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan melalui berbagai aktivitas komunikatif dan Fun learning sehingga bahasa Inggris dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.
Program ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga menghadirkan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing global, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah.
Kehadiran mahasiswa di tengah lingkungan pesantren menjadi wujud nyata bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan harus kembali kepada masyarakat melalui pengabdian yang memberikan manfaat secara langsung.
Pada penutupan kegiatan, Koordinator Mahasiswa Sastra Inggris Unhas, Muhammad Vispari, menyampaikan bahwa antusiasme tinggi yang ditunjukkan para santri menjadi indikator keberhasilan program pengabdian yang dilaksanakan. Menurutnya, selama kegiatan berlangsung terlihat adanya peningkatan kemampuan dasar berbahasa Inggris, keberanian untuk berkomunikasi, serta rasa percaya diri para peserta dalam menggunakan bahasa Inggris.
“Melihat perkembangan para santri selama English Camp menjadi kebanggaan bagi kami sebagai instruktur. Semangat belajar dan keberanian mereka untuk terus mencoba menunjukkan bahwa pengabdian ini memberikan dampak yang nyata. Kami berharap English Camp ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus belajar secara mandiri, sehingga kemampuan bahasa Inggris mereka terus berkembang dan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan di tingkat nasional maupun internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak yang telah ditanamkan di pesantren,” ujar Vispari.
Kepala Madrasah Aliyah DDI Baburridha Sawere, Akbar, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Departemen Sastra Inggris Universitas Hasanuddin yang dinilai telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris para santri.
Harapan juga disampaikan agar ilmu yang diperoleh selama English Camp tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Lebih lanjut, diharapkan kerja sama antara Departemen Sastra Inggris Universitas Hasanuddin dan Pondok Pesantren DDI Baburridha Bulukumba dapat terus diperkuat melalui program-program pengabdian dan pembinaan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Adapun mahasiswa Departemen Sastra Inggris Universitas Hasanuddin yang dikirim sebagai instruktur dalam kegiatan ini terdiri atas Muhammad Vispari selaku koordinator, Muh. Fauzan Al-Kholiq, Olive Karina Suryohadi, Putri Wulan Maulidia, Irma Dewi, dan Jaya Ayu Lestari.
Pengabdian ini menjadi cerminan komitmen Universitas Hasanuddin dalam membangun kolaborasi dengan berbagai elemen pendidikan untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan jati diri, nilai-nilai keislaman, serta akhlak mulia.
Kegiatan ditutup dengan Pidato Bahasa Inggris Oleh Perwakilan Santri DDI Baburridha, Syifa Salsabila.









