PELAKITA.ID – MAKASSAR – Kreativitas mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin kembali melahirkan inovasi yang menggabungkan aspek kesehatan, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan, tim mahasiswa FK Unhas resmi meluncurkan PINZYME, produk tablet effervescent berbahan dasar limbah kulit nanas yang berfungsi sebagai pembersih peralatan minum.
Peluncuran produk inovatif tersebut berlangsung di Auditorium Prof. Misbahuddin Adnan, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Selasa (4/8/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa.
PINZYME hadir sebagai solusi praktis untuk menjaga kebersihan peralatan minum dengan memanfaatkan kandungan enzim bromelin yang terdapat pada kulit nanas.
Selain menawarkan kemudahan penggunaan dalam bentuk tablet effervescent, produk ini juga mengusung konsep ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Kegiatan launching mendapat apresiasi dari pimpinan Fakultas Kedokteran Unhas. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N(K), Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D., Ketua Program Studi Kedokteran Hewan Prof. Dr. drh. Dwi Kesuma Sari, APVet., serta Ketua Program Studi Profesi Pendidikan Dokter Hewan Dr. drh. Fikha Yuliza Purba, M.Sc.
Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D., mengaku terkesan dengan pemanfaatan enzim bromelin dalam produk tersebut.
Menurutnya, selama ini bromelin lebih dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan, namun inovasi mahasiswa berhasil memperluas pemanfaatannya sebagai bahan aktif pembersih yang efektif.
“Saya secara pribadi rajin mengonsumsi enzim bromelin karena manfaatnya yang sangat bagus untuk mencegah kanker. Ternyata karena hadirnya produk PKM mahasiswa ini, saya jadi tahu bahwa selain bagus untuk kanker, enzim bromelin pada kulit nanas ini juga sangat bagus untuk menghambat bakteri sehingga sangat cocok untuk dijadikan pembersih peralatan minum dengan sediaan yang begitu praktis,” ujarnya saat meninjau produk.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N(K).
Ia menilai PINZYME merupakan contoh nyata inovasi mahasiswa yang tidak hanya memiliki nilai ilmiah, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk kewirausahaan berbasis riset yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Produk Pinzyme ini merupakan sebuah karya yang sangat inovatif. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan dukungan penuh dari pihak Fakultas Kedokteran agar karya kewirausahaan mahasiswa seperti ini dapat terus maju, berkembang, dan diimplementasikan secara luas di masyarakat,” tegasnya.
Kehadiran PINZYME menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa mampu menjawab tantangan di bidang kesehatan dan lingkungan secara bersamaan.
Dengan mengubah limbah kulit nanas menjadi produk bernilai tambah, tim PKM Kewirausahaan FK Unhas tidak hanya menghadirkan solusi higienis bagi masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk inovatif yang berdaya saing.
Melalui peluncuran ini, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin berharap lahir semakin banyak karya mahasiswa yang mampu berkembang dari laboratorium menuju dunia industri dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi di Indonesia.
___
Editor Denun









