PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program SAHARA (Sadar Bahaya Rabies) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai bahaya rabies, penyakit zoonosis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia.
Kegiatan edukasi berlangsung di SD Negeri 09 Bila, SD Negeri 10 Bila, dan SD Negeri 12 Bila, Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada 22, 23, dan 27 Juli 2026. Sebanyak 281 siswa dari kelas I hingga kelas VI mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif agar materi mudah dipahami oleh peserta didik.
Program SAHARA dirancang untuk mengenalkan kepada siswa mengenai pengertian rabies, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan pertolongan pertama yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies.

Kegiatan diawali dengan pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi edukasi menggunakan metode yang komunikatif dan mudah dipahami, dilengkapi sesi tanya jawab interaktif yang mendorong siswa aktif berdiskusi.
Sebagai evaluasi, peserta mengikuti posttest guna mengetahui peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan.
Kepala SD Negeri 09 Bila, Hj. Nurhayati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Program SAHARA di sekolah kami. Materi yang diberikan sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan siswa mengenai bahaya rabies, cara pencegahannya, serta tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan hewan. Harapan kami, ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak menjadi lebih peduli terhadap kesehatan dan keselamatan diri,” ujarnya.
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap edukasi sejak usia dini dapat membentuk perilaku hidup sehat sekaligus meningkatkan kewaspadaan anak-anak terhadap rabies. Dengan memahami risiko penyakit, cara penularan, dan langkah pencegahannya, para siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri serta menjadi agen edukasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Program SAHARA merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan literasi kesehatan dan pencegahan penyakit menular, serta Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies semakin meningkat sehingga risiko penularan penyakit dapat ditekan dan tercipta lingkungan yang lebih sehat serta aman bagi anak-anak.









