PELAKITA.ID – Sidrap, 27 Juli 2026 – Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak, namun masih kerap terabaikan.
Menjawab tantangan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Damai menyelenggarakan program KILAU (Kenali, Lindungi, dan Rawat Gigi untuk Senyum Cerah): Gerakan Edukasi Menuju Generasi Bebas Gigi Berlubang di SDN 3 Mojong, Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 27 siswa kelas VI dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan untuk mencegah tingginya angka karies atau gigi berlubang pada anak usia sekolah.
Melalui penyampaian materi yang interaktif, mahasiswa memperkenalkan berbagai informasi mengenai karies gigi, mulai dari pengertian, penyebab, dampaknya terhadap kesehatan, hingga cara menjaga kebersihan gigi dan mulut. Siswa juga mendapatkan edukasi mengenai teknik menyikat gigi yang baik dan benar melalui media presentasi yang dipadukan dengan gambar serta contoh nyata sehingga materi lebih mudah dipahami.
Suasana belajar dibuat menyenangkan melalui permainan edukatif, kuis, dan diskusi yang melibatkan seluruh peserta.
Mahasiswa juga memperagakan secara langsung teknik menyikat gigi yang benar sehingga siswa dapat mempraktikkannya secara mandiri. Selain itu, peserta diajak mengenali tanda-tanda gigi berlubang sekaligus memahami pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala.
Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan dengan semangat, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan merawat gigi sehari-hari. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang kreatif dan menyenangkan mampu meningkatkan minat belajar anak sekaligus mempermudah pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Sebagai bagian dari evaluasi, mahasiswa melaksanakan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah kegiatan berakhir. Evaluasi ini bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi.
Program KILAU merupakan salah satu bentuk komitmen Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Damai dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi yang menyasar anak usia sekolah.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat disebarluaskan kepada teman dan anggota keluarga sehingga tercipta lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Melalui program ini, siswa SDN 3 Mojong diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan gigi bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan, kepercayaan diri, dan kualitas hidup.
Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi secara teratur dengan teknik yang benar serta memeriksakan kesehatan gigi secara berkala menjadi langkah nyata menuju generasi yang bebas dari gigi berlubang.









