PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin yang bertugas di Kelurahan Salomallori, Kecamatan Salomallori, Kabupaten Sidenreng Rappang, melaksanakan program kerja individu bertajuk GEMASS (Gemar Minum Susu Sapi) di SD Negeri 17 Tanru Tedong.
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya mengonsumsi susu sebagai bagian dari pola hidup sehat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi menggunakan poster edukasi yang dirancang menarik dan interaktif.
Melalui media tersebut, mahasiswa memperkenalkan berbagai kandungan gizi penting yang terdapat dalam susu sapi, seperti kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi, protein yang berperan dalam pembentukan serta perbaikan jaringan tubuh, vitamin yang mendukung kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh, fosfor yang menjaga kekuatan tulang dan gigi, serta lemak sehat sebagai sumber energi sekaligus membantu penyerapan vitamin.
Tak hanya mengenalkan kandungan gizi, mahasiswa juga mengajak siswa membangun kebiasaan minum susu setiap hari. Anak-anak diajak memahami waktu yang tepat untuk mengonsumsi susu, seperti pada pagi hari sebelum beraktivitas atau pada malam hari sebelum tidur.
Selain itu, susu dianjurkan dikonsumsi bersama makanan bergizi dan setelah melakukan aktivitas fisik agar manfaatnya semakin optimal bagi tubuh.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa menjelaskan bahwa kebiasaan mengonsumsi susu secara rutin dapat membantu pertumbuhan tinggi badan, menjaga kesehatan tulang dan gigi, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki konsentrasi belajar, hingga mengurangi rasa lelah.
Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa konsumsi susu merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat sejak usia dini.
Salah satu materi yang mendapat perhatian siswa adalah pentingnya memilih susu sapi murni atau susu UHT original tanpa tambahan perasa.
Mahasiswa menjelaskan bahwa meskipun susu original tidak semanis susu berperisa, kandungan gizinya tetap lengkap dan umumnya memiliki kadar gula tambahan yang lebih rendah, sehingga lebih baik dikonsumsi secara rutin untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.
“Melalui program GEMASS ini, kami ingin menanamkan kebiasaan minum susu sejak dini kepada anak-anak. Susu, khususnya susu sapi murni atau susu UHT original tanpa tambahan perasa, mengandung berbagai zat gizi penting seperti kalsium, protein, vitamin, dan fosfor yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Harapannya, siswa SD Negeri 17 Tanru Tedong dapat memahami bahwa susu original tetap lezat, bergizi, dan menjadi pilihan terbaik untuk dikonsumsi setiap hari demi mendukung tumbuh kembang yang optimal,” ujar Aulia Rahma, mahasiswa pelaksana program.
Sebagai pendukung kegiatan, mahasiswa membagikan poster edukasi yang berisi informasi mengenai kandungan gizi susu, manfaat konsumsi susu setiap hari, jenis susu yang baik untuk anak, serta tips memilih susu yang sehat.
Suasana semakin semarak ketika kegiatan ditutup dengan permainan edukatif dan kuis interaktif yang mengajak siswa mengingat kembali materi yang telah disampaikan.
Sebagai bentuk implementasi dari materi yang diberikan, mahasiswa KKN-T 116 juga membagikan susu UHT original kepada seluruh siswa kelas V. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk menikmati susu tanpa tambahan perasa sekaligus membiasakan mereka mengonsumsi minuman bergizi dengan kandungan gula yang lebih rendah.
Program GEMASS berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa aktif mengikuti sesi tanya jawab, menjawab kuis, serta menunjukkan semangat untuk mulai membiasakan diri minum susu setiap hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin berharap kebiasaan mengonsumsi susu dapat terus diterapkan oleh para siswa sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berprestasi. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam meningkatkan literasi gizi dan mendukung terwujudnya pola hidup sehat sejak usia dini.









