Hasil Polling Pelakita.ID: Siapa Pantas Jadi Pemimpin Takalar 2024-2029

  • Whatsapp
Hasil Polling Pelakitta.ID durasi 15 Mei - 30 Mei 2024 (dok: Pelakita.ID)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID –  Portal Berita Pelakita.ID menggelar polling terkait Siapa Pantas Jadi Pemimpin Takalar 2024-2029.

Polling ini berlangsung selama dua pekan sejak tanggal 15 Mei 2024 hingga 30 Mei 2024.

Menurut manajer polling Pelakita.ID, Jumardi Lanta, inisiatif ini dimaksudkan untuk membaca preferensi warga baik yang berdomisili di Kabupaten Takalar maupun di luar Takalar.

Read More

“Jadi polling ini sebagai upaya kami untuk ikut mengamati kecenderungan harapan publik tentang siapa gerangan yang berpotensi untuk maju atau diusung sebagai bakal calon pemimpin Takalar hingga 2029,” ujarnya.

“Tentu saja ini sekadar polling, sebagai salah satu cara untuk memperoleh data dan informasi semata dengan metode sederhana dan berbasis internet,” imbuhnya.

Selama dua pekan, link pilihan disebar melalui grup Whatsapp, baik Whatsappa IKA Unhas Takalar, WAG Galesong Raya maupun WAG Diskusi Galesong.

Grup tersebut dianggap bisa menjadi penyampai, pembagi dan mewakili entitas pemerhati Pilkada Takalar 2024.

“Dengan menyebar ke sejumlah WAG itu, kita ingin mengetahui juga tim atau pihak mana saja yang bekerja dengan sistem jejaring, maupun membaca pola kerja tim dalam mengusung calon yang siap menuju Pilkada Takalar,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Pelakita Media Indonesia Kamaruddin Azis menambahkan, polling ini bisa disebut sebagai upaya pendahuluan untuk memastikan politisi siapa saja yang diharapkan publik.

“Yang punya akseptasi di tengah masyarakat, mewakili entitas atau afiliasi politik apa saja,” jelasnya.

“Kalau melihat tiga besar ini yang mewakili partai atau berpengalaman di partai Makmur Mustakim, dua teratas adalah profesional dan kepala desa yang memang sudah sering digadang-gadang, baik di medsos maupun di ranah Pilkada Takalar,” ucapnya.

Meski begitu, dia mengakui bahwa perolehan suara yang ada setelah tiga besar diperoleh oleh tokoh-tokoh yang memang selama ini disebut-sebut juga punya kans untuk maju baik sebagai 01 maupun 02.

Mereka adalah peraih suara di atas 10 hingga di bawah serratus.

Peraih suara keempat terbanyak adalah Politisi PKB asal Galesong Utara Hengky Yasin, Politisi Gerindra Indar Jaya, mantan Bupati Takalar dan PPP Burhanuddin Baharuddin, Isnan Dahir Rani serta pendiri pesantren Tahfidz Al Fatih, Irwan Iskandar dan politisi PAN Pahriady Daeng Nai.

Berdasarkan hasil polling, diperoleh 815 suara dengan sebaran dan jumlah suara sebagai berikut:

Tiga besar, Mohammad Firdaus memperoleh 319 suara, disusul Mardiah 244 suara lalu berikutnya adalah Makmur Mustakim sebanyak 113 suara.

Yang memperoleh suara dari 10 hingga 100 adalah Pahriady (11), Irwan Iskandar (11), Isnan Dahir Rani (14), Burhanuddin Baharuddin (16), Indra Jaya (18) dan Hengky Yasin (65).

Peraih lima hingga sembilan suara adalah Ahmad Daeng Se’re sebanyak 9 suara disusul, Faisal Amir 8 suara, Umar Nurhidayat 7, Wahyuddin Mapparenta 6 suara,  Ahmad Tonang 6 suara sementara Fahruddin Rangga 5 suara.

Beberapa nama yang disebut punya track record sebagai politisi berpengalaman berada di peraih suara antara satu hingga empat suara.

Beberapa di antaranya Syamsari Kitta, Natsir Ibrahim Rewa, Sindawa Tarang hingga Setiawan Aswad dan Muhammad Hasbi.

“Kalau melihat gap suara dari seratus ke sepuluh, ini amat jauh sehingga bisa disebut ada pihak yang memang telah bekerja optimal baik dalam hal membagikan link maupun sebagai gambaran bahwa mereka ada tim kerja yang siap untuk Pilkada Takalar 2024,” tambah Jumardi.

“Mereka yang meraih suara antara lima hingga sepuluh bisa disebut, sebagai suara wajar dan spontan, bahwa nama-nama itu memang sudah lekat dengan hati pemilih, tentang jejak ketokohan, dan selera publik terkait Pilkada Takalar 2024,” kata dia.

“Itu artinya, siapapun bisa saja maju, tergantung hasil negosiasi dengan partai pengusung,” pungkas Jumardi.

Redaksi

Related posts