PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 116 Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin yang bertugas di Kelurahan Tamalanrea melaksanakan program kerja Penguatan Manajemen Organisasi Bank Sampah Unit (BSU) sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan bank sampah di tingkat masyarakat.
Program ini difokuskan pada dua Bank Sampah Unit, yaitu BSU Cinta Damai yang berlokasi di BTP Blok M dan BSU Al Bayan, sebagai upaya menciptakan tata kelola organisasi yang lebih efektif, tertib, dan berkelanjutan.
Program kerja ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan aspek kelembagaan sebagai fondasi utama keberlangsungan Bank Sampah Unit.
Selain berperan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, bank sampah juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular dan peningkatan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, sistem organisasi dan administrasi yang baik menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan operasional bank sampah.
Sebagai langkah awal, mahasiswa KKN-T bersama pengurus masing-masing BSU melakukan penyusunan struktur organisasi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan organisasi.
Penyusunan struktur ini bertujuan untuk memperjelas pembagian tugas, fungsi, dan tanggung jawab setiap pengurus sehingga koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Selain penyusunan struktur organisasi, mahasiswa juga membantu melengkapi berbagai dokumen administrasi yang menjadi kebutuhan Bank Sampah Unit. Beberapa administrasi yang telah disusun antara lain buku kas, buku agenda surat masuk dan surat keluar, buku tamu, serta dokumen administrasi pendukung lainnya.

Kehadiran perangkat administrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketertiban pencatatan keuangan maupun aktivitas organisasi sehingga tata kelola bank sampah menjadi lebih transparan, akuntabel, dan profesional.
Tidak hanya berfokus pada penyusunan administrasi, mahasiswa KKN-T juga memfasilitasi diskusi bersama pengurus BSU Cinta Damai dan BSU Al Bayan guna mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan bank sampah.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas tantangan yang dihadapi, mulai dari pengelolaan administrasi, pembagian tugas pengurus, partisipasi masyarakat, hingga strategi pengembangan bank sampah agar semakin aktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan pengurus bersama-sama merumuskan berbagai alternatif solusi yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing BSU.
Pelaksanaan program kerja ini mendapat apresiasi dari para pengurus Bank Sampah Unit karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi penguatan organisasi.
Dengan adanya struktur organisasi yang lebih jelas, sistem administrasi yang lebih tertata, serta ruang diskusi untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi, diharapkan kedua Bank Sampah Unit mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program Penguatan Manajemen Organisasi Bank Sampah Unit, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap dapat meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Tamalanrea.
Sinergi antara mahasiswa, pengurus bank sampah, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat peran Bank Sampah Unit sebagai motor penggerak pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
___
Editor Aisya Sofianita Kamaruddin









