Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan Aplikasi GaMa Hijau, Bantu Warga Galung Maloang Hadapi Dampak Perubahan Iklim

  • Whatsapp
Penanggung jawab program kerja, Muhammad Asnul Husadi, mengatakan bahwa GaMa Hijau dikembangkan agar masyarakat dapat memahami bahwa langkah-langkah sederhana yang dilakukan setiap hari memiliki pengaruh terhadap kondisi lingkungan.

PELAKITA.ID – PAREPARE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) meluncurkan sekaligus mensosialisasikan aplikasi berbasis web GaMa Hijau kepada masyarakat Blok B, RW 05, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sabtu (1/8).

Peluncuran aplikasi ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat terhadap isu perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 13, yaitu Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action).

GaMa Hijau dirancang sebagai aplikasi yang mudah diakses masyarakat untuk membantu memantau jejak karbon dari aktivitas sehari-hari.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga menyediakan berbagai fitur edukatif, seperti informasi cuaca dari BMKG, kalender tanam, panduan pengelolaan sampah rumah tangga, hingga berbagai informasi sederhana mengenai upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Keunggulan utama aplikasi ini adalah kemampuannya tetap dapat digunakan meskipun tanpa koneksi internet, sehingga tetap bermanfaat bagi masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses jaringan.

Kegiatan sosialisasi berlangsung di lingkungan warga Blok B RW 05 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga tampak antusias mencoba langsung berbagai fitur yang tersedia, terutama kalkulator jejak karbon dan kalender tanam yang dinilai relevan dengan aktivitas sehari-hari.

Penanggung jawab program kerja, Muhammad Asnul Husadi, mengatakan bahwa GaMa Hijau dikembangkan agar masyarakat dapat memahami bahwa langkah-langkah sederhana yang dilakukan setiap hari memiliki pengaruh terhadap kondisi lingkungan.

“Kami berharap aplikasi ini bisa menjadi kebiasaan kecil yang memberikan manfaat besar. Apalagi aplikasi ini dapat digunakan tanpa internet, sehingga masyarakat tetap bisa mengakses informasi meskipun berada di lokasi dengan jaringan terbatas,” ujarnya.

Ketua RW 05 Galung Maloang, Ilham, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN Unhas. Menurutnya, fitur kalender tanam menjadi salah satu fasilitas yang paling dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi warga yang masih bergantung pada sektor pertanian.

“Aplikasi seperti ini sangat membantu warga kami, terutama untuk urusan jadwal tanam karena musim hujan sekarang memang sering meleset,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Lurah Galung Maloang, Fadly, S.H. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui inovasi berbasis teknologi menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

Menurutnya, inovasi seperti GaMa Hijau menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Melalui peluncuran aplikasi GaMa Hijau, mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Galung Maloang semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan, mengurangi emisi karbon, serta menerapkan perilaku yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan dukungan teknologi yang mudah diakses, upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim diharapkan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.

Penulis Muhammad Asnul Husadi,
Editor Aisyah Sofianita Kamaruddin