Jejak Kepercayaan pada SDM Kelautan-Perikanan pada Jabatan Strategis Era Prof JJ Part 2

  • Whatsapp
Prof JJ optimistis para pejabat yang baru dilantik mampu memperkuat kinerja organisasi serta menjawab berbagai tantangan dengan semangat kolaborasi dan integritas demi kemajuan Universitas Hasanuddin.

PELAKITA.ID – MAKASSAR – Pelantikan sejumlah pejabat baru di lingkungan Universitas Hasanuddin untuk periode kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. memperlihatkan satu kecenderungan menarik.

Sejumlah dosen dan peneliti dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas memperoleh kepercayaan mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari bidang akademik, riset, inovasi, internasionalisasi, hingga pembangunan berkelanjutan.

Fenomena ini tidak semata-mata dapat dibaca sebagai representasi asal fakultas. Lebih dari itu, penunjukan tersebut mencerminkan pengakuan terhadap kapasitas akademik, pengalaman kepemimpinan, jejaring internasional, dan rekam jejak riset yang telah dibangun masing-masing individu selama bertahun-tahun.

Sebagai akademisi yang juga lahir dari FIKP, Prof. Jamaluddin Jompa tampak memberi ruang bagi sumber daya manusia yang memiliki kepakaran spesifik untuk memperkuat tata kelola universitas secara lintas disiplin.

Salah satu nama yang dipercaya adalah Prof. Dr. Ir. Nadiarti, M.Sc., yang kini menjabat Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana.

Selama ini Prof. Nadiarti dikenal sebagai peneliti biodiversitas perairan, ekologi, genetika, serta konservasi sumber daya akuatik.

Aktivitas risetnya banyak berkaitan dengan eksplorasi keanekaragaman hayati, DNA barcoding, dan pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan. Pengalaman panjang dalam pendidikan pascasarjana dan penelitian menjadi modal penting untuk memperkuat kualitas akademik di tingkat universitas.

Di bidang reputasi institusi, Prof. Dr. Ir. Rohani AR., M.Si. dipercaya sebagai Direktur Reputasi. Selama ini ia dikenal sebagai salah satu peneliti terkemuka di bidang ekologi pesisir, terumbu karang, dan biodiversitas laut.

Rekam jejak publikasi ilmiah serta keterlibatannya dalam berbagai riset nasional dan internasional menunjukkan kapasitasnya dalam membangun citra akademik berbasis kinerja riset.

Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Vokasi – Prof. Dr. Amran, S.T., M.Si adalah alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan angkatan 1988, atau angkatan pertama di ITK Unhas. Berpengalaman dalam pengembangan ekologi kelautan, terutama mangrove.

Sementara itu, penguatan jejaring global dipercayakan kepada Jamaluddin Fitrah Alam, S.Pi., M.Si., Ph.D. yang menjabat Direktur Internasionalisasi/Kantor Urusan Internasional.

Sebagai peneliti muda dengan kolaborasi aktif bersama berbagai universitas luar negeri, ia memiliki pengalaman dalam pengembangan riset internasional, khususnya pada bidang bioteknologi kelautan, rumput laut, dan sumber daya pesisir. Latar belakang tersebut dinilai selaras dengan upaya meningkatkan kemitraan global Universitas Hasanuddin.

Pada sektor hilirisasi hasil riset, Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr., Ph.D. dipercaya sebagai Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual. Selama ini ia dikenal aktif dalam penelitian genetika, biologi molekuler, environmental DNA (eDNA), imunologi perikanan, serta pengembangan inovasi berbasis sumber daya hayati laut.

Produktivitas publikasi dan kolaborasi internasionalnya menjadi modal penting untuk mempercepat transformasi hasil penelitian menjadi inovasi yang bernilai bagi masyarakat dan industri.

Komitmen Universitas Hasanuddin terhadap pembangunan berkelanjutan juga diperkuat melalui penunjukan Dr. Widyastuti, S.Kel. sebagai Sekretaris Pusat SDGs dan Kampus Berkelanjutan.

Selama ini Widyastuti aktif dalam berbagai penelitian biodiversitas laut, konservasi, dan pemanfaatan teknologi lingkungan, serta terlibat dalam berbagai kolaborasi riset mengenai ekosistem pesisir.

Kehadirannya di pusat SDGs diharapkan memperkuat integrasi agenda keberlanjutan dalam tata kelola universitas.

Di bidang penelitian, Dr. Syafyudin, S.T., M.Si. dipercaya memimpin Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil pada LPPM Unhas.

Kepakarannya meliputi ekologi laut, konservasi terumbu karang, teknologi pemantauan ekosistem pesisir, serta pemanfaatan environmental DNA untuk mendukung kebijakan konservasi.

Penelitiannya banyak melibatkan kolaborasi internasional dan menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Unhas sebagai pusat unggulan riset kelautan di kawasan timur Indonesia.

Kepala Subdirektorat Administrasi Logistik dan Pengadaan Barang/Jasa pada Direktorat Logistik dan Pengadaan Barang/Jasa – Setiorini, S.T. , M.M adalah alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Unhas angkatan 1989. Pengabdiannya di Unhas berkaitan dengan urusan logistik dan pengadaan.

Dilantik pula Dr Ahmad Bahar, ITK Unhas angkatan 1989, pernah sebagai Bagian Humas dan dokumentasi Unhas, kepakarannya pada ekologi dan pariwisata bahari dari FIKP Unhas.

Kepercayaan lain diberikan kepada Dr. Eng. Abdul Rachman Rasyid, S.T., M.Si. yang dilantik sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Wilayah, Tata Ruang, dan Informasi Spasial.

Meski kini berkarier sebagai dosen di Fakultas Teknik, Rahman merupakan alumni awal Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin angkatan 1993.

Kepakarannya di bidang penginderaan jauh, sistem informasi geografis, dan analisis spasial menunjukkan bagaimana ilmu kelautan mampu berkembang lintas disiplin dan berkontribusi pada perencanaan wilayah serta pembangunan berbasis data.

Pengangkatan ini sekaligus menjadi simbol bahwa lulusan FIKP memiliki daya adaptasi tinggi terhadap berbagai tantangan keilmuan.

Menariknya, nama-nama tersebut bukanlah sosok baru dalam ekosistem riset Universitas Hasanuddin.

Mereka selama ini kerap bekerja bersama dalam berbagai proyek penelitian yang dipimpin Prof. Jamaluddin Jompa, mulai dari konservasi keanekaragaman hayati laut, teknologi environmental DNA (eDNA), restorasi terumbu karang, hingga pengelolaan kawasan pesisir. Kolaborasi tersebut menunjukkan budaya kerja ilmiah yang telah terbangun sebelum mereka menduduki jabatan struktural.

Komposisi pejabat baru ini memberi pesan bahwa Universitas Hasanuddin semakin mengedepankan kepakaran sebagai dasar penempatan sumber daya manusia.

Pengalaman riset, produktivitas ilmiah, kemampuan membangun jejaring internasional, serta kepemimpinan akademik menjadi modal utama untuk mengelola unit-unit strategis universitas.

Pembaca sekalian, kepercayaan yang diberikan kepada para dosen FIKP bukanlah semata-mata karena kedekatan institusional dengan rektor, melainkan karena rekam jejak yang telah mereka bangun dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Di bawah kepemimpinan Prof. Jamaluddin Jompa, langkah ini dapat dibaca sebagai upaya memperkuat Universitas Hasanuddin melalui para akademisi yang telah terbukti memiliki kompetensi, fokus keilmuan yang jelas, dan kemampuan bekerja melampaui batas disiplin ilmu.