Bupati Takalar Daeng Manye Jagokan Spanyol Juara PD 2026, La Roja Menang Tipis 2-1 atas Argentina

  • Whatsapp
Mohammad Firdaus Daeng Manye (ilustrasi oleh Pelakita.ID)

Prediksi tersebut sejalan dengan pandangan banyak analis dan media internasional yang menempatkan Spanyol sebagai favorit tipis dalam partai final. Konsistensi permainan, organisasi pertahanan yang solid, serta dominasi lini tengah menjadi alasan utama mengapa tim asuhan Luis de la Fuente lebih banyak dijagokan dibanding sang juara bertahan.

PELAKITA.ID – TAKALAR – Di tengah derasnya dukungan publik Indonesia kepada Timnas Argentina menjelang final Piala Dunia 2026, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye justru mengambil posisi berbeda.

Mantan salah satu pimpinan di anak perusahaan Telkom itu, dikenal sebagai penggemar sepak bola itu secara terbuka menjagokan Timnas Spanyol sebagai calon juara dunia.

Daeng Manye bahkan memprediksi laga puncak akan berlangsung sengit dengan kemenangan tipis 2-1 untuk La Roja atas Argentina.

“Saya tetap menjagokan Spanyol. Dari dulu memang Spanyol adalah tim favorit saya. Untuk final kali ini saya prediksi Spanyol menang 2-1,” ujar Daeng Manye.

Prediksi tersebut sejalan dengan pandangan banyak analis dan media internasional yang menempatkan Spanyol sebagai favorit tipis dalam partai final. Konsistensi permainan, organisasi pertahanan yang solid, serta dominasi lini tengah menjadi alasan utama mengapa tim asuhan Luis de la Fuente lebih banyak dijagokan dibanding sang juara bertahan.

Namun bagi Daeng Manye, dukungannya terhadap Spanyol bukanlah sesuatu yang baru.

Menurutnya, kualitas permainan kolektif, disiplin taktik, dan regenerasi pemain yang berjalan baik menjadi modal utama Spanyol untuk mengatasi perlawanan juara bertahan Argentina.

Selain menyampaikan prediksinya, Daeng Manye juga mengumumkan penyesuaian jadwal apel pagi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Apel yang biasanya dilaksanakan setiap Senin pagi akan digeser ke hari Selasa, agar masyarakat, khususnya para ASN pencinta sepak bola, dapat menyaksikan pertandingan final dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas kedinasan.

Ia menegaskan bahwa tidak ada kebijakan meliburkan ASN. Seluruh pegawai tetap masuk kantor seperti biasa pada hari Senin, hanya pelaksanaan apel yang dijadwalkan ulang ke hari berikutnya.

Kebijakan ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi terhadap antusiasme masyarakat menyambut partai puncak Piala Dunia, sekaligus memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan normal.

Kecintaannya terhadap La Roja telah terbangun sejak era generasi emas sepak bola Spanyol yang diperkuat Iker Casillas, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, Sergio Ramos hingga David Villa. Kini, meski generasi telah berganti, dukungan itu tetap tidak berubah.

Menurutnya, regenerasi pemain yang dilakukan Spanyol berjalan sangat baik. Kehadiran pemain-pemain muda seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Pedri, dan Rodri membuat permainan Spanyol tetap atraktif, cepat, dan efektif.

Final Piala Dunia 2026 sendiri diprediksi menjadi salah satu laga terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Di satu sisi berdiri Argentina yang berstatus juara bertahan dengan pengalaman dan mental juara yang telah teruji. Di sisi lain, Spanyol datang sebagai tim dengan performa paling konsisten sepanjang turnamen.

Meski demikian, Daeng Manye meyakini pengalaman Argentina tidak akan cukup untuk membendung kualitas kolektif La Roja.

Ia memperkirakan pertandingan berlangsung ketat, tetapi Spanyol mampu memanfaatkan peluang lebih efektif dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.

Prediksi tersebut juga menarik karena berbeda dengan mayoritas masyarakat Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir identik dengan dukungan kepada Argentina, terutama setelah keberhasilan Lionel Messi membawa Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022.

Perbedaan pilihan itu justru menjadi warna tersendiri dalam menyambut partai final.

Bagi sebagian penggemar sepak bola, loyalitas terhadap sebuah tim nasional tidak selalu mengikuti tren atau popularitas pemain, melainkan lahir dari perjalanan panjang mendukung filosofi permainan dan identitas tim tersebut.

Apakah prediksi Daeng Manye akan menjadi kenyataan?

Jawabannya baru akan terungkap saat peluit panjang dibunyikan. Namun satu hal yang pasti, final Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan duel dua kekuatan besar sepak bola dunia yang sama-sama memiliki sejarah, tradisi, dan kualitas untuk mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Editor Denun