- Ia berada di Gerindra sejak fase awal pembentukan partai, menjalankan berbagai fungsi organisasi, kemudian masuk ke parlemen dan menduduki posisi pimpinan DPR. Ketika Prabowo kemudian menjadi Presiden RI, Dasco tetap memainkan peran strategis di partai sekaligus di parlemen.
- “Atas nama DPP Garuda AstCita Nusantara dan Fornas Pro 08 Prabowo, kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad. Semoga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan keberkahan, kekuatan, kebijaksanaan, serta kemudahan dalam setiap langkah pengabdian.” Dr (c) Muhammad Burhanuddin, S.H, M.H, Ketua UmumDPP Garuda Asta Cita dan Koordinator Fornas Pro-08 Prabowo
PELAKITA.ID — Tanggal 7 Oktober 2026 menjadi momentum bagi perjalanan hidup Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., salah satu figur penting dalam perjalanan Partai Gerindra dan politik Prabowo Subianto. Lahir di Bandung pada 7 Oktober 1967, Dasco bukan figur yang baru hadir ketika Prabowo memasuki pemerintahan sebagai Presiden RI.

Ia telah terlibat dalam perjalanan Gerindra sejak partai tersebut mulai dibangun dan tercatat aktif dalam struktur DPP sejak 2008. Dalam perjalanan berikutnya, ia menjadi Wakil Ketua Umum dan sejak 2020 dipercaya sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra.
Di parlemen, Dasco menjadi anggota DPR sejak 2014 dan kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR RI pada periode 2019–2024 serta kembali menduduki posisi tersebut untuk periode 2024–2029.
Salah satu keunikan Dasco terletak pada kemampuannya bergerak di antara politik kepartaian dan kerja kelembagaan negara.
Latar belakangnya tidak hanya berasal dari politik, tetapi juga pendidikan dan profesi yang beragam, termasuk bidang teknik, hukum, serta pengalaman sebagai advokat dan pengelola organisasi. Pengalaman tersebut menjadi modal dalam menjalankan fungsi politiknya yang membutuhkan kemampuan membaca persoalan dari berbagai sudut.
Sebagai pimpinan DPR, perannya tidak berhenti pada pembahasan legislasi, tetapi juga mencakup komunikasi dengan pemerintah, masyarakat, pekerja, pengusaha, mahasiswa, dan berbagai kelompok kepentingan.
Rekam jejaknya di DPR menunjukkan bahwa ia pernah menjalankan fungsi di bidang hukum dan keamanan sebelum kemudian dipercaya menjadi salah satu pimpinan lembaga legislatif.
Keunikan berikutnya adalah posisinya sebagai penghubung antara kepemimpinan Prabowo dan mesin politik Gerindra. Ketika Prabowo menjadi Presiden RI,
Dasco tetap berada dalam struktur strategis partai sekaligus menjalankan fungsi sebagai pimpinan DPR. Posisi ganda dalam ruang partai dan parlemen tersebut membuatnya berada pada titik yang memungkinkan komunikasi politik berlangsung lebih intensif antara agenda partai, kerja legislatif, dan kebijakan pemerintahan.
Dalam praktiknya, Dasco juga tampil sebagai salah satu figur yang menyampaikan dan mengawal komunikasi politik Gerindra di tengah dinamika pemerintahan. Karena itu, perjalanan panjangnya bersama Gerindra menjadi salah satu karakter penting dalam membaca perannya di sekitar Prabowo.
Sisi lain yang menonjol adalah kemampuan komunikasi dan negosiasi politik. Pada Juni 2026, ketika mahasiswa menyampaikan aspirasi di kompleks parlemen, Dasco menemui perwakilan mahasiswa dan menyatakan sejumlah aspirasi telah dikomunikasikan langsung kepada kementerian serta lembaga terkait.
Ia tidak hanya menerima aspirasi sebagai formalitas, tetapi membawa sebagian persoalan tersebut ke jalur komunikasi dengan pemerintah.
Dalam forum yang sama, DPR juga menyatakan akan menindaklanjuti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan pendidikan, efisiensi program pemerintah, dan berbagai tuntutan masyarakat. Pola ini memperlihatkan salah satu fungsi politik Dasco: menjadi jembatan antara aspirasi publik, lembaga legislatif, dan pemerintah.
Kemampuan menjembatani kepentingan juga terlihat ketika Dasco mempertemukan aspirasi pekerja dengan manajemen perusahaan.
Pada Juli 2026, DPR memfasilitasi pertemuan antara Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara dan manajemen PT Sinergi Gula Nusantara untuk membahas sejumlah persoalan ketenagakerjaan. Forum tersebut menghasilkan komunikasi lebih lanjut antara pekerja dan manajemen mengenai aspirasi yang disampaikan.
Di sisi lain, dalam agenda ekonomi nasional, Dasco juga terlibat dalam komunikasi DPR dan pemerintah mengenai penguatan ekspor, kepastian bagi pelaku pasar dan investor, serta penyusunan regulasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dengan demikian, peran Dasco dapat dilihat bukan semata sebagai pengelola politik partai, tetapi juga sebagai aktor kelembagaan yang bekerja melalui komunikasi dan koordinasi lintas pihak.
Konsistensi Dasco
Hal lain yang membuat perjalanan Dasco menarik adalah konsistensinya berada dalam perjalanan politik Prabowo dalam rentang waktu panjang.
Ia berada di Gerindra sejak fase awal pembentukan partai, menjalankan berbagai fungsi organisasi, kemudian masuk ke parlemen dan menduduki posisi pimpinan DPR. Ketika Prabowo kemudian menjadi Presiden RI, Dasco tetap memainkan peran strategis di partai sekaligus di parlemen.
Konsistensi semacam ini menjadikan Dasco sebagai salah satu figur yang memahami perjalanan Gerindra bukan hanya dari posisi kekuasaan saat ini, tetapi juga dari proses panjang membangun organisasi, menjaga konsolidasi, menghadapi dinamika politik, dan menjalankan kerja kelembagaan.
Dalam konteks tersebut, kekuatan Dasco lebih tepat dibaca sebagai perpaduan antara pengalaman organisasi, komunikasi politik, jejaring kelembagaan, dan kesinambungan dalam satu garis perjalanan politik.
Ulang tahun
Atas perjalanan tersebut, Ketua DPP Garuda AstCita Nusantara dan Fornas Pro 08 Prabowo, Dr. (c) Muhammad Burhanuddin, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Sufmi Dasco Ahmad pada 7 Oktober 2026.
Muhammad Burhanuddin mendoakan agar Dasco senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, kebijaksanaan, dan kelancaran dalam menjalankan setiap amanah kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Atas nama DPP Garuda AstCita Nusantara dan Fornas Pro 08 Prabowo, kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad. Semoga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan keberkahan, kekuatan, kebijaksanaan, serta kemudahan dalam setiap langkah pengabdian,” ucap Burhanuddin.
“Semoga segala ikhtiar untuk rakyat, bangsa, dan negara senantiasa mendapat ridha dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin,” ujarnya.
Redaksi









