PELAKITA.ID — Upaya memperluas dukungan terhadap proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan terus dilakukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar.
Bersamaan dengan rangkaian penguatan kerja sama di sejumlah wilayah, Bapas Makassar menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Jaya, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, melalui pembentukan dan penyelenggaraan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) dan Forum Reintegrasi Sosial (Foris).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Komitmen Bersama antara Kepala Bapas Kelas I Makassar dengan Lurah Jaya, Kamis (10/9).
Penandatanganan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Kampung Baru, Kota Parepare, sebagai bagian dari rangkaian agenda penguatan jejaring reintegrasi sosial Bapas Makassar.
Dalam rangkaian agenda tersebut, Kepala Bapas Kelas I Makassar Dr. Surianto secara konsisten melakukan penguatan kerja sama kewilayahan.
Agenda dimulai dari Kabupaten Kepulauan Selayar pada Senin, dilanjutkan Kabupaten Bulukumba pada Selasa, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa pada Rabu, dan Kota Parepare serta Kabupaten Pinrang pada Kamis.
Kegiatan melibatkan unsur Bapas Kelas I Makassar, Pemerintah Kelurahan Jaya, Bhabinkamtibmas dan Babinsa wilayah Kelurahan Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pembimbing Kemasyarakatan dan pegawai Bapas Makassar.
Kepala Bapas Kelas I Makassar Dr Surianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kelurahan Jaya dalam memperkuat pelaksanaan pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan di tingkat kewilayahan.
Menurutnya, Klien Pemasyarakatan membutuhkan lingkungan yang mampu memberikan ruang untuk kembali menjalankan kehidupan sosial secara positif. Karena itu, keterlibatan pemerintah dan masyarakat di tingkat kelurahan menjadi bagian penting dalam memastikan proses reintegrasi berjalan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan reintegrasi sosial membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Klien perlu diberikan kesempatan untuk kembali beradaptasi, memperbaiki diri, dan menjadi bagian yang produktif dari masyarakat,” ujar Surianto.
Melalui Kelayan Binter dan Foris, Bapas Makassar bersama pemerintah wilayah dapat membangun koordinasi yang lebih dekat dalam mendukung pembimbingan, pendampingan, pengawasan, serta pemberdayaan Klien Pemasyarakatan.
Kolaborasi tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkuat dukungan sosial bagi Klien di lingkungan tempat tinggalnya.
Pemerintah Kelurahan Jaya menyatakan komitmennya untuk mendukung program pembimbingan Bapas Makassar. Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan inklusif sehingga Klien Pemasyarakatan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali menjalankan fungsi sosialnya secara bertanggung jawab.
Penandatanganan PKS dan Komitmen Bersama menjadi simbol kesepahaman antara Bapas Makassar dan Pemerintah Kelurahan Jaya untuk bersama-sama mendukung keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Melalui kerja sama ini, Bapas Kelas I Makassar terus memperluas jejaring layanan Pemasyarakatan berbasis masyarakat hingga tingkat kelurahan. Kehadiran Kelayan Binter dan Foris di Kelurahan Jaya diharapkan menjadi bagian dari ekosistem kolaboratif yang memastikan Klien Pemasyarakatan tidak hanya kembali ke masyarakat, tetapi juga mendapatkan dukungan untuk tumbuh dan berkontribusi secara positif di lingkungan sosialnya.
___
Penulis MFZ









