PELAKITA.ID – Andi Utami Deasrini, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (Unhas), melaksanakan program kerja individu bertajuk “Kenali dan Cegah Demam Berdarah Dengue (DBD)” pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 15.30 WITA, bertempat di kediaman Ibu Sukma, Jalan Mawar, Desa Padangloang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin. Program edukasi ini menyasar para orang tua di Desa Padangloang sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko penularan DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di lingkungan sekitar tempat tinggal masyarakat.
Mengingat anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terinfeksi DBD, peningkatan pengetahuan orang tua mengenai tanda dan gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan menjadi salah satu upaya penting dalam melindungi kesehatan keluarga.
Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai DBD.
Selanjutnya, peserta menerima materi edukasi yang membahas pengertian DBD, penyebab dan cara penularan, tanda dan gejala, penanganan awal, serta berbagai upaya pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan rumah, termasuk pemberantasan sarang nyamuk melalui penerapan gerakan 3M Plus.
Setelah penyampaian materi, peserta kembali mengisi post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap peningkatan pengetahuan setelah mengikuti edukasi. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif (games) yang berkaitan dengan materi DBD.
Masyarakat menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, baik saat sesi diskusi maupun ketika mengikuti permainan. Suasana yang interaktif diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
“Setelah memberikan penjelasan terkait DBD kepada bapak dan ibu, saya berharap bapak dan ibu nantinya dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan DBD karena pencegahan ini dimulai dari lingkungan rumah bapak dan ibu,” ujar Andi Utami Deasrini, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Padangloang, khususnya para orang tua, semakin memahami pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue sejak dini serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah.
Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan DBD dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga risiko terjadinya DBD, khususnya pada anak-anak, dapat diminimalkan.
Penulis: Andi Utami Deasrini









