Dengan berakhirnya fase grup untuk Grup B dan C, perhatian kini beralih ke babak gugur. Brasil tampil sebagai salah satu favorit kuat juara berkat performa gemilang Vinicius Junior, sementara Swiss, Maroko, Kanada, dan Bosnia Herzegovina siap mencoba membuat kejutan pada fase knockout.
PELAKITA.ID – Brasil dan Swiss memastikan diri melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara grup setelah menutup fase penyisihan dengan kemenangan meyakinkan pada Rabu (24/6) waktu setempat.
Sementara itu, Maroko dan Kanada lolos sebagai runner-up, sedangkan Bosnia dan Herzegovina berhasil merebut satu tiket tersisa sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Sorotan utama hari pertandingan jatuh kepada Vinicius Junior. Penyerang berusia 25 tahun itu kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol saat Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0 di Miami. Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Vinicius menjadi empat dalam tiga pertandingan fase grup.
Penampilan gemilang Vinicius seolah menjawab harapan legenda Brasil, Romario, yang sebelumnya meminta sang bintang Real Madrid menjadikan Piala Dunia di Amerika Serikat sebagai panggungnya sendiri. Di bawah arahan Carlo Ancelotti, Selecao tampil meyakinkan dan menyelesaikan Grup C di posisi puncak.
Atmosfer pertandingan Brasil melawan Skotlandia menjadi salah satu yang paling meriah sepanjang turnamen. Selain dua gol Vinicius, Matheus Cunha turut mencatatkan namanya di papan skor, sementara Bruno Guimaraes menyumbang dua assist. Penampilan impresif kiper Alisson juga membantu Brasil menjaga gawang tetap steril.
Sorak sorai penonton mencapai puncaknya pada menit ke-76 ketika Neymar masuk sebagai pemain pengganti. Momen itu menandai penampilan internasional pertamanya setelah hampir tiga tahun absen membela tim nasional.
Maroko Menang Dramatis
Di pertandingan lain Grup C, Maroko mengamankan posisi runner-up setelah mengalahkan Haiti dengan skor 4-2 di Atlanta.
Meski sempat dua kali dikejutkan oleh Haiti, termasuk melalui gol spektakuler Wilson Isidor yang berpeluang menjadi salah satu gol terbaik turnamen, Atlas Lions mampu bangkit. Achraf Hakimi tampil luar biasa dengan mencetak satu gol dan satu assist, sementara Ismael Saibari kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Kemenangan tersebut membuat Maroko mengoleksi tujuh poin, sama dengan Brasil. Namun selisih gol menempatkan wakil Afrika Utara itu di posisi kedua klasemen akhir Grup C.
Swiss Kokoh di Puncak Grup B
Swiss juga menutup fase grup dengan hasil sempurna setelah mengalahkan tuan rumah Kanada 2-1 di Vancouver.
Bintang muda Johan Manzambi kembali menjadi pembeda bagi tim asuhan Murat Yakin. Pemain berusia 20 tahun itu berperan dalam terciptanya gol pertama sebelum mencetak gol kedua untuk membawa Swiss unggul nyaman.
Kanada sempat memperkecil ketertinggalan melalui pemain pengganti Promise David, namun Swiss berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Hasil tersebut memastikan Swiss menjadi juara Grup B dengan tujuh poin, sedangkan Kanada finis sebagai runner-up dengan empat poin.
Bosnia dan Herzegovina Raih Tiket Dramatis
Bosnia dan Herzegovina menjadi salah satu kisah menarik pada hari pertandingan ke-14. Tim berjuluk Dragons itu memulai laga dengan peluang lolos yang tipis, namun mengakhirinya dengan perayaan besar setelah menundukkan Qatar 3-1 di Seattle.
Pemain muda Kerim Alajbegovic membuka keunggulan lewat tendangan jarak jauh yang indah. Gol kedua hadir setelah umpan silang veteran Edin Dzeko berujung gol bunuh diri Mahmoud Abunada.
Qatar sempat memperkecil kedudukan melalui Hassan Al-Haydos dan hampir menyamakan skor ketika Pedro Miguel membentur tiang gawang. Namun gol Ermin Mahmic pada babak kedua memastikan kemenangan Bosnia sekaligus tiket menuju fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Catatan Menarik Hari Ini
Beberapa rekor dan statistik menarik tercipta pada pertandingan fase grup kali ini:
- Kerim Alajbegovic menjadi pencetak gol termuda dari luar kotak penalti dalam sejarah Piala Dunia pada usia 18 tahun 276 hari.
- Ruben Vargas mencetak gol tercepat pada awal babak kedua Piala Dunia dalam 16 tahun terakhir, hanya 39 detik setelah laga dimulai kembali.
- Ismael Saibari menjadi pemain pertama dari negara di luar Eropa dan Amerika Selatan yang mencetak gol pada tiga pertandingan pertama timnya di Piala Dunia.
- Berkat sejumlah penyelamatan penting Alisson, Brasil menjadi negara pertama yang membukukan 50 clean sheet sepanjang sejarah Piala Dunia.
Klasemen Akhir
Grup B
- Swiss – 7 poin
- Kanada – 4 poin
- Bosnia dan Herzegovina – 4 poin
- Qatar – 1 poin
Grup C
- Brasil – 7 poin
- Maroko – 7 poin
- Skotlandia – 3 poin
- Haiti – 0 poin
Dengan berakhirnya fase grup untuk Grup B dan C, perhatian kini beralih ke babak gugur. Brasil tampil sebagai salah satu favorit kuat juara berkat performa gemilang Vinicius Junior, sementara Swiss, Maroko, Kanada, dan Bosnia Herzegovina siap mencoba membuat kejutan pada fase knockout
Redaksi









