Di bawah kepemimpinannya, FKM Unhas berhasil menjadi fakultas dengan pencapaian target kinerja terbaik di Universitas Hasanuddin selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2024 dan 2025. Pengakuan tersebut didasarkan pada pencapaian indikator kinerja yang menjadi kontrak kinerja antara Rektor dan para dekan di lingkungan Universitas Hasanuddin.
PELAKITA.ID – MAKASSAR – Masa jabatan Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., M.Sc., PH., PhD. sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin periode 2022–2026 resmi berakhir.
Dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Aula Prof. dr. H. Sirajuddin Beku, SKM, Gedung C FKM Unhas, Selasa (7/7/2026), ia menyampaikan refleksi atas perjalanan kepemimpinan yang menurutnya dibangun di atas semangat kolaborasi, penguatan mutu, dan transformasi kelembagaan.
Dalam pidato bertajuk “Menuntaskan Amanah, Menguatkan Jejak, Menyongsong Masa Depan”, Prof. Sukri menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih selama empat tahun terakhir bukanlah hasil kerja seorang pemimpin semata, melainkan buah dari sinergi seluruh sivitas akademika FKM Universitas Hasanuddin.
Menurutnya, kepemimpinan di perguruan tinggi hanya akan bermakna apabila mampu menggerakkan seluruh potensi institusi menuju tujuan bersama.
Karena itu, ia memandang setiap keberhasilan fakultas merupakan hasil dedikasi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta dukungan pimpinan Universitas Hasanuddin.

Selama periode kepemimpinannya, FKM Unhas mencatat sejumlah perkembangan pada aspek pendidikan, tata kelola, kemahasiswaan, hingga penguatan sarana akademik.
Salah satu indikator meningkatnya kepercayaan publik, menurut Prof. Sukri, adalah bertambahnya jumlah mahasiswa internasional yang memilih menempuh pendidikan di FKM Unhas.
Di bidang penjaminan mutu, seluruh program studi yang telah memasuki masa pengajuan akreditasi berhasil memperoleh predikat Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.
Selain itu, beberapa program studi juga berhasil meraih akreditasi internasional, yang semakin memperkuat posisi FKM Unhas sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan masyarakat yang memenuhi standar mutu global.
Prestasi mahasiswa juga terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya peringkat kemahasiswaan yang dinilai semakin memperkuat daya saing mahasiswa FKM Unhas di tingkat nasional.
Pada saat yang sama, pembangunan Gedung C FKM Unhas menjadi salah satu pencapaian penting selama periode kepemimpinannya.
Kehadiran gedung tersebut diharapkan semakin memperkuat fasilitas pembelajaran, penelitian, serta pelayanan akademik bagi sivitas akademika di masa mendatang.
Di bidang tata kelola kelembagaan, Prof. Sukri menilai tantangan perubahan kebijakan pendidikan tinggi justru menjadi momentum bagi FKM Unhas untuk memperkuat budaya organisasi.
Salah satu indikatornya adalah keberhasilan fakultas tersebut selama dua tahun berturut-turut masuk dalam penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) pembangunan Zona Integritas.
Capaian tersebut, menurutnya, mencerminkan komitmen institusi dalam membangun tata kelola yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Tak hanya itu, FKM Unhas juga berhasil menjadi fakultas dengan pencapaian target kinerja terbaik di Universitas Hasanuddin selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2024 dan 2025.
Pengakuan tersebut didasarkan pada pencapaian indikator kinerja yang menjadi kontrak kinerja antara Rektor dan para dekan di lingkungan Universitas Hasanuddin.
Bagi Prof. Sukri, penghargaan tersebut tidak sekadar merepresentasikan keberhasilan memenuhi target administratif, tetapi menjadi indikator tumbuhnya budaya kerja yang berorientasi pada mutu, kolaborasi, dan akuntabilitas sebagai fondasi pengembangan institusi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika FKM Unhas, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga pimpinan universitas yang selama ini memberikan dukungan dan kepercayaan.
Ia menegaskan bahwa kemajuan institusi hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong, saling menguatkan, dan keterlibatan seluruh elemen fakultas.

Dikatakannya, seorang dekan tidak mungkin menghasilkan berbagai capaian tanpa dukungan kolektif dari seluruh warga kampus.
Mengakhiri masa tugasnya sebagai dekan, Prof. Sukri berharap fondasi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.
Ia menilai setiap periode kepemimpinan hanyalah bagian dari perjalanan panjang sebuah institusi, sementara nilai-nilai integritas, keunggulan, inovasi, dan kolaborasi harus terus diwariskan.
Ia pun optimistis dengan modal tersebut, FKM Universitas Hasanuddin akan semakin berkembang sebagai institusi pendidikan kesehatan masyarakat yang unggul, memiliki daya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Menutup sambutannya, Prof. Sukri menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan selama menjalankan amanah sebagai dekan.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan seluruh sivitas akademika yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kepemimpinannya.
“Semoga apa yang telah kita bangun bersama menjadi jejak yang menguatkan langkah FKM Universitas Hasanuddin dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang,” tutupnya.
Pembaca sekalian, apa yang disampaikan telah disarikan di buku karya Prof Sukri yang berjudul Memori Akhir Jabatan, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Periode 2022-2026.
Editor Denun









