PELAKITA – Ketua Umum DPP Garuda Astacita Nusantara, Muhammad Burhanuddin, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap komitmen Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto dalam memperjuangkan keberhasilan program pembangunan pertanian nasional dan peningkatan kesejahteraan petani.
Burhanuddin mengatakan, dirinya bersama jajaran dan kolega di Garuda Astacita Nusantara melihat kesungguhan Titiek dalam mendorong kebijakan pangan agar benar-benar memberikan manfaat kepada petani sebagai pelaku utama sektor pertanian.
“Kami mengapresiasi komitmen dan kesungguhan Ibu Titiek Soeharto dalam memperjuangkan keberhasilan pembangunan pertanian nasional. Perhatian beliau terhadap petani menunjukkan bahwa agenda swasembada pangan tidak semata mengejar produksi, tetapi juga harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat tani,” kata Burhanuddin, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, sikap Titiek yang menempatkan petani sebagai pihak pertama yang harus merasakan manfaat kebijakan pangan sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang berpihak kepada rakyat dan memperkuat kemandirian bangsa.
Burhanuddin menilai, tantangan sektor pertanian saat ini semakin kompleks. Perubahan iklim, alih fungsi lahan, kenaikan biaya produksi, hingga dinamika ekonomi global membutuhkan kepemimpinan dan kebijakan yang konsisten dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Karena itu, ia mendukung pandangan Titiek bahwa pembangunan pertanian perlu dilaksanakan secara terpadu melalui penyediaan sarana produksi, penguatan infrastruktur, modernisasi pertanian, serta jaminan harga yang memberikan kepastian dan keuntungan layak bagi petani.
“Kami sepakat bahwa jangan sampai kebijakan pangan justru menempatkan petani pada posisi yang dirugikan. Petani harus kuat dan sejahtera karena merekalah fondasi utama kedaulatan pangan Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Titiek menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan nasional harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Menurut Ketua Komisi IV DPR RI tersebut, petani yang sejahtera menjadi kunci bagi terwujudnya sektor pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia.
“Keberhasilan swasembada pangan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Sebab, petani yang sejahtera adalah kunci terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia,” ujar Titiek.
Titiek juga menekankan bahwa setiap kebijakan pemerintah di bidang pangan harus menempatkan petani sebagai pihak yang paling dilindungi dan pertama merasakan manfaat program pembangunan.
“Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru merugikan petani. Petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari setiap kebijakan pangan nasional,” tegasnya.
Burhanuddin menyatakan Garuda Astacita Nusantara siap memberikan dukungan terhadap berbagai agenda yang sejalan dengan penguatan pembangunan pertanian, kedaulatan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendukung langkah dan komitmen Ibu Titiek. Kesungguhan seperti ini perlu mendapat dukungan bersama agar cita-cita membangun pertanian Indonesia yang produktif, modern, mandiri, dan menyejahterakan petani dapat diwujudkan,” pungkas Burhanuddin. (*)









