FEB Unhas Luncurkan Buku ‘Ekonomi Indonesia, Kini dan Esok’

  • Whatsapp
Penyerahan buku “Ekonomi Indonesia Kini dan Esok” dari Dekan FEB Unhas Prof Abd Rahman Kadir ke Prof Jamaluddin Jompa (dok: Istimewa)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Ada yang menarik pada pelaksanaan Died Natalias FEB Unhas ke-75 beberapa waktu lalu.

Pada saat acara puncak digelar “Family Gathering” Sabtu, 4 November 2023 di Amphi Theatre FEB-UNHAS yang dihadiri sekitar 1.500 orang.

Mereka terdiri dari Dosen, Mahasiswa, Alumni dan Keluarga Besar FEB-UNHAS.

Read More

Yang menarik dan inspiratif adalah akumulasi temuan, gagasan, sintesa dan rekomendasi keluarga besar FEB Unhas yang menuangkannya ke dalam bentuk buku.

“Iya, itu salah satu yang dapat kami berikan untuk Unhas, untuk Indonesia di tengah perayaan 75 tahun FEB Unhas,” kata Anas Iswanto kepada Pelakita.ID, Senin, 13 November 2023.

“Saat itu, pada acara pada Family Gathering diluncurkan buku “Ekonomi Indonesia Kini dan Esok” sebagai sumbangsih pemikiran para dosen dan mahasiswa FEB-UNHAS dalam memperingati 75 Tahun FEB-UNHAS tahun 2023 ini,” terang Anas, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Inovasi dan Riset FEB-UNHAS.

Buku “Ekonomi Indonesia Kini dan Esok”

Saat itu, kata Anas, Dekan FEB-UNHAS, Prof. Dr. Abd. Rahman Kadir menyerahkan Buku tersebut kepada Rektor UNHAS, Prof. Dr. Jamalauddin Jompa sebagai tanda di-launchingnya buku tersebut.

“Buku ini diterbitkan oleh Unhas Press, dengan Tim Editor Anas Iswanto Anwar, Hamzah Haz, dan Andi Arya Putra Junior,” tambahnya.

Anas menjelaskan bahwa buku ini ditulis oleh 27 orang dengan jumlah halaman sebanyak 390 halaman.

“Rektor UNHAS dan Dekan FEB-UNHAS memberikan kata pengantar pada buku tersebut,” kata dia.

“Buku ini disusun dengan tujuan memberikan inspirasi dan memperluas pemahaman tentang beragam aspek ekonomi yang merupakan dasar penting dalam pembangunan bangsa dan negara.,” jelasnya.

“Dengan terbitnya buku ini diharapkan setiap lembaran menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi para pembaca, terutama mahasiswa untuk terus berperan dalam kemajuan ilmu ekonomi di Indonesia,” pungkas Anas.

Sejarah FE Unhas

Universitas Hasanuddin, yang kemudian disingkat Unhas, merupakan perguruan tinggi yang berdiri pada 10 September 1956.

Perguruan tinggi ini semula merupakan pengembangan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ketika Bung Hatta masih menjadi Wakil Presiden. Kampus Unhas semula dibangun di Baraya atau Kampus Barayya.

Mengawali berdirinya Universitas Hasanuddin secara resmi pada tahun 1956, di kota Makassar pada tahun 1947 telah berdiri Fakultas Ekonomi yang merupakan cabang Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Djakarta berdasarkan keputusan Letnan Jenderal Gubernur Pemerintah Hindia Belanda Nomor 127 tanggal 23 Juli 1947.

Karena ketidakpastian yang berlarut-larut dan kekacauan di Makassar dan sekitarnya maka fakultas yang dipimpin oleh Drs L.A. Enthoven (Direktur) ini dibekukan dan baru dibuka kembali sebagai cabang Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 7 Oktober 1953 di bawah pimpinan Prof. Drs. G.H.M. Riekerk.

Fakultas Ekonomi benar-benar hidup sebagai cikal bakal Universitas Hasanuddin setelah dipimpin acting ketua Prof. Drs. Wolhoff dan sekretarisnya Drs Mohammad Baga pada tanggal 1 September 1956 sampai diresmikannya Universitas Hasanuddin pada tanggal 10 September 1956.

Redaksi

 

Related posts