Budayawan Nirwan Arsuka Wafat, Teman Sekolah Hingga Guru Besar Unhas Beri Testimoni

  • Whatsapp
Nirwan Ahmad Arsuka (dok: K. Azis)

DPRD Makassar

Nirwan Ahamd Arsuka punya sifat kecendekiawanan yang luar biasa terutama pada upayanya menyingkap jejak cendekia Karaeng Pattingngalloang.

Darmwan Salman, Guru Besar Sosiologi Pertanian Unhas

 

PELAKITA.ID –  Kabar duka bagi penggiat literasi dan aktivis kebudayaan, tokoh literasi dan budayawan Indonesia, Nirwan Ahmad Arsuka berpulang di usia 56 tahun pada Senin, 7 Agustus 2023.

Nirwan, penggiat Pustaka Bergerak Inndonesia kelahiran Kampung Ulo Barru Sulawesi Selatan ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Kawasan Rasuna, Jakarta Selatan, Senin, (7/8)

Informasi beredar mulai dari postingan Goenawan Mohammad di Twitter, serta kunjungan M Arief Rosyid ke Rumah Sakit Cipto Mangunkoesoemo Jakarta.  Juga berita dari kolega Nirwan, Anwar Jimpe Rahman.

“Saya tadi kontak ke kawan masa kecilnya, kata dia sudah tahu kabar dan saya teruskan nomor Rizal Mallarangeng ke dia untuk adik kak Nirwan. Iye, meninggal dunia karena jantung,” sebut Jimpe.

Arief Rosyid membenarkan berita itu.

“Betul ada nama Nirwan Ahmad Arsuka di sini,” kata Arief dari RSCM. Jenazah masih menunggu kedatangan keluarga.

Arief juga menyampaikan kalau kemenakan Nirwan dari Lampung sudah menuju RSCM.

Testimoni Kolega

Wafatnya sosok yang disebut inisiator Pustaka Bergerak Indonesia itu mendapat perhatian dan testimoni dari sejumlah koleganya.

Guru Besar Sosiologi Pertanian Unhas, Prof Dr Darmawan Salman, M.S, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya salah satu Putra Terbaik Sulawesi Selatan itu.

“Nirwan punya sifat kecendekiawanan yang luar biasa terutama pada upayanya menyingkap jejak cendekia Karaeng Pattingngalloang,” ucap Guru Besar Sosiologi Pertanian Unhas itu kepada Pelakita.ID.

Moh Ramchan Pomanto, Wali Kota Makassar yang juga mengetahui berita duka ini telah memberikan informasi kepada Lurah dimana keluarga Nirwan yang tinggal di Datok Ri Bandang 1.

“Sudah saya sampaikan ke grup Lurah untuk tindaklanjuti berita ini,” kata Danny kepada Pelakita.

Dia ikut berbelasungkawa atas berpulangnya Nirwan Ahmad Arsuka. Sosok yang disebutnya sangat cerdas dan alumni Smansa 85 ini.

Nirwan adalah alumni SMA Negeri I Makassar yang pernah kuliah di Arsitektur Unhas dan kenal baik Danny sebelum diterima kuliah di Jurusan Energi Nuklir UGM.

Sementara itu, Suwarno Sudirman kepada Pelakita.ID dengan suara terbata-bata mengaku kehilangan kawan masa kecil yang baik dan menginspitasi. Dia tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya. Dia terisak saat menjawab Pelakita.

“Teman di masa SMP IV., teman di masa SMA juga,” kata pria yang akrab disapa Kak Warno itu.

Mereka sama-sama diterima di SMA Negeri I Makassar. “Kami sama-sama di angkatan Smansa 85.” Ujar anggota Dewan Pengawas PDAM Kota Makassar itu.

Marwan Hussein, kolega Nirwan lainnya menyebut Nirwan sebagai sosok yang aktif, cerdas, dan punya kemampuan di atas rata-rata.

“Kami teman diskusi, saat di SMA dan saat di Unhas, dia Arsitektur saat itu, sampai semester tiga sebelum diterima di UGM Jurusan Nuklir,” ujar Marwan yang kuliah di Elektro Unhas ini.

Penulis: Denun

 

 

Related posts