Kepala DKP Sulsel berbagi perspektif konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan di FIKP Unhas

  • Whatsapp
Kadis KP Sulsel (kiri) saat menjadi narasumber di depan mahasiswa FIKP Unhas (dok: istimewa)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, Muhammad Ilyas, S.T, M.Sc, Ph.D, berbagi pengalaman dan perspektif bagi mahasiswa Fakulitas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas, Tamalanrea, Kamis, 20/10/2022.

Di depan mahasiswa yang hadir sekurangnya 70 orang ini, Kepala Dinas Muhammad Ilyas yang juga merupakan alumni Ilmu dan Teklonologi Kelautan ITK Unhas (sebelum bernama FIKP) ini membawakan materi terkait tema konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan.

Menurut Wakil Dekan 3 FUIKP Unhas, Dr Ahmad Faizal, tujuan kehadiran Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ini untuk memberi inspirasi bagi mahasiswa terkait apa saja yang menjadi tantangan dan peluang pengembangan potensi kelautan dan perikanan kita terutama di Sulsel.

Read More

“Salah satu program dari Merdeka Belajar adalah Program Praktisi Mengajar. Program ini mengajak praktisi untuk menularkan ilmunya dari sisi yang berbeda kepada mahasiswa,” ucap WD3 yang akrabn disapa Ical.

Tujuan utamanya, lanjut Ical, adalah menutup kesenjangan kompetensi lulusan  PT dengan kebutuhan dunia kerja.

“Harapan kami dengan kolaborasi antara akademisi dengan praktisi dalam ruang kelas akan menjadikan peserta didik lebih kompetitif dalam mencari kerja nantinya,” imbuhnya.

“Kita berharap Pak Kadis berbagi pengalaman, pandangan, gagasan tentang upaya-upaya konservasi di Sulsel. Hal yang harusnya menjadi perhatian mahasiswa FIKP Unhas juga untuk ikut mengantisipasi ke depan, sehingga mereka bissa siap dan ikut andil di dalamnya,” harapnya.

“Dengan praktisi mengajar mahasiswa dapat informasi yang up to date tentang materi kuliah tertentu, mendapatkan praktek terbaik  atau informasi informasi tentang kebijakan-kebijakan pemerintah yang terbaru terkait dengan materi perkuliahan,” terangnya.

“Tentunya akan mendorong kelas yang lebih partisipatif dan kolaboratif,” pungkas Ical yang juga alumni ITK Unhas angkatan 1994 ini.

 

Editor: K. Azis

 

 

 

Related posts