Inovasi peserta KKNT 108 Unhas di Nuha diapresiasi Pemda Lutim dan PT Vale

  • Whatsapp

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – KKN Tematik gelombang 108 mahasiswa Unhas di lima desa di Kecamatan Nuha, Lutim, resmi ditutup pada kegiatan bertajuk ‘Malam Apresiasi Inovasi Pengembangan Kawasan Perdesaan’ yang berlangsung di Kantor Desa Sorowako.” Jumat, 19/08/2022.

Kepala Desa Sorowako, Jihadin Peruge nampak antusias menerima tamu undangan termasuk kepala desa dan Lurah dari empat wilayah administrasi lainnya dan tetamu dari ibu kota Malili. Dia bahkan ikut menghantarkan kue dan kopi untuk udangan.

Beberapa undangan yaitu Staf Ahli Bupati Luwu Timur, Camat Nuha., Direktur Eksternal PT Vale, dan beberapa undangan OPD dan perwakilan desa di Nuha.  Semua memberi apresiasi atas proses dan manfaat inovasi pengembangan kawasan perdesaan dari mahasiswa.

Malam Apresiasi yang merupakan kerjasama PT Vale, Pemdes Sorowako, Pemda Lutim dalam hal ini Bappelitbangda, Pemerintah Kecamatan dan Unhas ini dihadiri puluhan peserta KKNT gelombang 108 berikut dosen pembimbing Dr Syarifuddin Mabe Parenreng, dosen Teknik Industri FT Unhas.

“Adik-adik kita ini telah melaksanakan KKN Tematik gelombang 108 selama 56 hari dan malam ini akan memaparkan inovasi pengembangan kawasan perdesaan hasil fasilitasi mereka. Besok malam mereka akan kembali ke Makassar,” kata Syarifuddin yang mengaku putra Wasuponda, Lutim, saat ditemui Pelakita.ID.

Acara Malam Apresiasi ini diisi rangkaian acara seperti hiburan band asal Sorowako, sambutan perwakilan Pemda Luwu Timur yang disampaikan dr H, April., sambutan External Relations PT Vale yang disampaikan Endra Kusuma, kepala kecamatan Nuha dan paparan perwakilan per kelompok temarik KKN terkait fokus fasilitasi program.

Ada beberapa tema atau fokus para mahasiswa ini seperti program kesehatan dengan ramuan tanaman obat, lingkungan dan pengelolaan sampah, pengembangan potensi pariwisata Nuha, UMKM, produk MOL untuk kebun organik, peta kerentanan dan kesiapsiagaan bencana.

Di antaranya, pendampingan untuk promosi produk UMKM dari berbagai produk. Mulai dari produk kuliner hingga anyaman Teduhu, atau benda kerajinan dari anyaman ‘moena’ urat pakis hutan, gleichienis linaris.

Dalam sambutannya, dr April atas nama Bupati menyampaikan terima kasih atas kegiatan KKNT 108 di Nuha. “Semoga ini bukan yang terakhir untuk Luwu Timur, adik-adik bisa kembali dan memberi dukungan bagi pengembangan kawasan perdesaan,” harapnya.

Endra Kusuma, atas nama manajemen PT Vale memberikan apresiasi Pemerintah Kecamatan, peserta KKNT 108 Unhas, Kepala Desa se-Nuha, OPD yang telah membentu kegiatan KKNT.

Dia mengapresiasi inistaif KKNT yang membuat buku terkait beberapa program fokus seperti Guidebook untuk pariwisata dan buku untuk memperluas keterkenalan produk-produk UMKM Bumdes Anatowa yang selama ini banyak menghasilkan produk UMKM.

“KIta bisa perbanyak buku-buku seperti guidebook pariwisata dan petunjuk tentang ramuan obat dari tanaman ini,” ujarnya saat mendapat buku dari Dr Syarifuddin.

“Semoga apa yang dihasilkan melalui program inovasi pengembangan perdesaan ini bisa lebih optimal, apa yang dicurahkan saat ini bukan saja berguna untuk individu tetapi juga masyarakat luas,” katanya.

Dia juga mengapresiasi produk seperti website untuk UMKM, pembuatan guidebook wisata seperti untuk Desa Matano hingga spot wisata lainnya.

Kamaruddin Azis (COMMMIT) dan Ardian Indra Putra (PT Vale, kanan) mengapit dua mahasisa KKNT 108 FEB Unhas (dok: istimewa)

“Nanti silakan jalan-jalan lagi ke Nuha, ke Matano, teruslah berkarya adik-adik untuk emajuan nusa dan bangsa,” pesan Endra yang datang bersama senor manager Comdev PT Vale, Ardian Indra Putra serta Kamaruddin Azis dari COMMIT Foundaion, mitra kerja Vale untuk program Pengembangan Kawasan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Camat Nuha, Nur Syaifullah Rahman pun memberikan penghargaan kepada mahasiswa KKNT Unhas. Hal yang disebutnya kesempatan istimewa sebab ikut menyambut datangnya mahasiswa hingga menghantarnya menyelesaikan proses KKN selama 56 hari.

Paparan para mahasiswa pada beberapa fokus atau tema sangat menarik dan mendapat tepuk tangan seperti ide membuat website untuk lokasi wisata, buku profil UMKM dan obat-obat atau jamu.

Selain itu dipaparkan pula inovasi pembuatan pupuk organik, peta kerentanan bencana dan peta jalur evakuasi, hingga pengelolaan kebun di depan sekolah. Ini pun mendapat apresiasi dan patut dilanjutkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Sampah Berbasis partisipasi masyarakat, dengan inovator dan mitra kelola sampah desa atau kelurahan dalam wilayah Kecamatan Nuha.

Acara berlangsung hingga pukul 11 malam dan diisi pengumuman pemenang lomba desa terkait perayaan HUT Kemerdekaan NKRI ke-77 hingga juara lomba foto, postingan media sosial dan lomba karaoke.

 

Editor: K. Azis

Related posts