Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Debarkasi Makassar 1447 H/2026 M Dimulai 1 Juni

  • Whatsapp

Pemulangan jemaah akan terbagi dalam dua gelombang penerbangan, yakni melalui Bandara Jeddah (JED) dan Madinah (MED). Jemaah yang tergabung dalam Debarkasi Makassar berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, Papua Barat, hingga Papua.

PELAKITA.ID – Makassar — Asrama Haji Embarkasi Makassar resmi merilis jadwal pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Berdasarkan jadwal terbaru yang diperbarui pada 28 April 2026 (Draft 7), proses pemulangan jemaah akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan total 43 kloter.

Pemulangan jemaah akan terbagi dalam dua gelombang penerbangan, yakni melalui Bandara Jeddah (JED) dan Madinah (MED). Jemaah yang tergabung dalam Debarkasi Makassar berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, Papua Barat, hingga Papua.

Kloter pertama dijadwalkan tiba di Indonesia pada 1 Juni 2026 pukul 22.30 WITA. Kloter ini membawa jemaah asal Soppeng dan Makassar.

Sementara kloter terakhir akan tiba pada 1 Juli 2026 pukul 11.20 WITA dengan jemaah gabungan dari Wajo, Gowa, Maros, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Tana Toraja, Makassar, Bulukumba, Pangkep, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Pada Gelombang Pertama, penerbangan berasal dari Jeddah dan berlangsung dari 1 Juni hingga 16 Juni 2026. Beberapa daerah dengan jumlah jemaah besar antara lain Bone, Wajo, Gowa, Sidrap, Sulawesi Barat, dan Maros.

Kloter asal Bone tercatat tersebar dalam beberapa penerbangan, termasuk kloter 3, 6, 9, dan 17. Sementara Wajo juga menjadi salah satu daerah dengan jumlah jemaah dominan pada sejumlah kloter seperti kloter 4, 10, dan 18.

Selain Sulawesi Selatan, Debarkasi Makassar juga melayani jemaah dari Maluku Utara dan Sulawesi Barat. Kloter 13, misalnya, akan membawa jemaah asal Maluku Utara yang dijadwalkan tiba pada 11 Juni 2026 pukul 10.00 WITA.

Gelombang Kedua dimulai pada 17 Juni 2026 melalui Bandara Madinah (MED). Pada fase ini, sejumlah daerah di luar Sulawesi Selatan mulai mendominasi jadwal kepulangan, seperti Papua Barat, Papua, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara.

Kloter 24 menjadi salah satu penerbangan khusus yang membawa jemaah asal Maluku dengan total 387 orang. Sementara kloter 28 akan mengangkut jemaah asal Gorontalo sebanyak 387 orang dan dijadwalkan tiba pada 21 Juni 2026 pukul 16.10 WITA.

Papua Barat juga mendapat beberapa kloter khusus, termasuk kloter 25 dan 27. Sedangkan Sulawesi Tenggara tercatat menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kloter terbanyak pada akhir masa pemulangan, yakni pada kloter 32, 34, 35, 36, dan sebagian kloter 38 serta 43.

Pada penghujung jadwal pemulangan, sejumlah kloter gabungan akan membawa jemaah dari berbagai daerah sekaligus. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas penerbangan dan distribusi jemaah dari masing-masing kabupaten/kota.

Pihak Asrama Haji Makassar mengingatkan bahwa jadwal sewaktu-waktu dapat berubah menyesuaikan kondisi operasional penerbangan dan kebijakan otoritas haji.

Keluarga jemaah diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar agar dapat mengetahui perkembangan terbaru terkait jadwal kedatangan jemaah.

Pemulangan jemaah haji tahun ini menjadi momentum penting setelah rangkaian ibadah di Tanah Suci selesai dilaksanakan.

Ribuan jemaah dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing dengan pengawalan dan pelayanan terpadu dari pemerintah serta petugas haji.

Dengan total puluhan kloter dan cakupan wilayah yang luas di kawasan timur Indonesia, Debarkasi Makassar kembali menjadi salah satu pusat layanan pemulangan haji terbesar di Indonesia.