PELAKITA.ID — Momentum perayaan Idul Adha 1447 H menjadi ajang yang sangat spesial bagi para alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1981 (Smansa 81).
Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang telah terajut selama puluhan tahun kembali digelorakan melalui acara “Santap Siang Bersama” yang berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan.
Acara silaturahmi ini digelar pada hari Kamis, 28 Mei 2026, dimulai tepat pukul 11.30 WITA hingga selesai.
Bertindak sebagai tuan rumah, kediaman kk Hj. Mardiah Adnan yang berlokasi di Jalan Athirah I No. 76 B, Kompleks Perumahan H. Kalla, Makassar, dipenuhi oleh atmosfer kehangatan khas kekeluargaan. Berbagai hidangan lezat pun disajikan untuk menyemarakkan momen berkumpul tersebut.
Acara istimewa ini diinisiasi oleh Prof. Anis Anwar yang merupakan Ketua IKA Smansa 81 Makassar dan dihadiri langsung oleh Hj. Fatimah Kalla bersama puluhan alumni Smansa 81 lainnya yang tampak antusias melepas rindu.
Fatimah, atau yang akrab disapa Ima Kalla, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para sahabatnya di Smansa 81 yang senantiasa menjaga semangat dan meluangkan waktu demi menjaga tali silaturahmi di tengah suasana hari raya Idul Adha ini.
“Kami di Smansa 81 setiap tahun menggelar acara seperti ini, tanda kedekatan, suasana kekeluargaan sebagai sesama alumni,” ucap Ima Kalla dengan penuh rasa syukur.
Saat memberikan keterangannya, Ima Kalla didampingi oleh Sekretaris IKA Smansa 81, Ahmad Habib.
Kehadiran para tokoh dan puluhan alumni ini menegaskan komitmen angkatan ’81 untuk terus menjaga soliditas serta menjadikan komunitas alumni bukan sekadar ruang bernostalgia, melainkan sebuah keluarga besar yang saling mendukung satu sama lain.
Acara yang berjalan bertepatan dengan momentum menyambut 45 Tahun SMANSA ’81 ini berlangsung dengan lancar, penuh tawa, dan mempererat kembali ikatan emosional antar-alumni.

Pada kesempatan tersebut diserahkan secara simbolis daging kurban dari penitia Ggus Kurban Smansa 81 Musyawir kepada alumni yang berkurban, sementara alumni memberikan kepada warga yang dianggap layak untuk menerima pemberian daging kurban.
Menurut Ahmad Habib, selalu Sekretaris IKA Smansa 81, selain diberikan kepada warga, daging juga dibagi ke Imam, muadzin dan marbot di dua masjid Smansa 81 yaitu di Rusunawa Lette Mariso dan Rusunawa Daya.
Terpisah, Ketua IKA Smansa 81, Prof Anis Anwar memberikan pujian kepada sahabat-sahabat alumni yang telah hadir menyemarakkan silaturahmi dan santap siang di kediaman Hj Mardiah Adnan sebagai tahun-tahun sebelumnya.
“Teristimewa kepada Gugus Pelaksana Kurban Smansa 81 Musyawir dan kawan-kawan alumni yang telah menyelenggarakan persiapan dan pelaksanaan kurban alumni Smansa 81,” ucapnya.
Dikatakan Anis, terdapat 5 hewan kurban sapi yang semuanya merupakan hasil kerjasama alumni Smansa Makassar angkatan 81. “Ini jumlah yang sangat besar, tanda solidaritas sosial dan suasana kekeluargaan di kalangan Smansa 81,” puji Anis.
Ada beberapa nama yang berkurban yang sempat dibacakan oleh Musyawir. Mereka di antaranya sebagaimana disebutkan.
Ada nama H. Anis Irawan Makkatutu, yang kemudian diikuti oleh H. Syamsul Hilal Bin Salam, Indrawati Binti Mustamin, dan Azrida Afriana Ariffin Binti Zainal Ariffin. Selanjutnya, daftar pada kelompok ini dilengkapi oleh Susiawaty Binti Mustafa, Dirmawaty Binti Kadir, serta A. Mastura Manambung Binti Patanjengi.
Lalu ada Diana Irana Binti H. Abdullah Dollar, Faridah Diah Binti H. Muhammadiah, dan Hj. Hamda Waris Binti H. Abdul Waris. Anggota kelompok ini kemudian digenapkan oleh Zulfikar Bin A. Gusli, Hj. Muri Binti Abdul Kadir, Lisa Anasti Binti Moch Ali Wahab, dan Harlina Binti Ali Yusuf.

Kemudian, tercatat nama Gumar Jaya Bin H. Saleh, Hj. Nurbani Binti A. Bangsawan, Lindawati Binti Hamid, Irma Binti H. Buddin, H. Muhtar Syarkawi Bin Tahir Syarkawi, Gamal Bin Abdul Kahar, dan ditutup oleh Musyawir Bin Syamsuddin.
Ada Program Tabungan Qurban Smansa 81
Musyawir menyampaikan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan keberkahan-Nya.
“Pada kesempatan yang mulia ini, ada beberapa hal penting terkait pelaksanaan ibadah kurban kita yang sempat saya sampaikan dan sosialisasikan agar dapat kita manfaatkan bersama dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada para jemaah yang telah ikut serta. Secara khusus, kami informasikan bahwa untuk kategori kurban perorangan/mandiri (1 ekor sapi), alhamdulillah telah diisi oleh Ibu Hj. Fatimah Kalla dan Bapak H. M. Yusri,” kata Musyawir.
“Selanjutnya, ucapan terima kasih dan penghormatan juga kami haturkan kepada segenap jemaah, sahabat, serta para guru besar yang namanya telah tercatat dalam kebersamaan ini, di antaranya: Bapak H. M. Yusri, Bapak H. Anis Irawan Bin Anwar Makkatutu, Ibunda Faridah Diah, Dr. Zulfikar, Ibu Andi Mastura Manambung, Ibu Linda Hamid, Bapak H. Nasir Rahman, Prof. Abdul Kadir beserta Ibunda Prof. Kadir, Prof. Harlina Ilmar

“Kepada Bapak Muhtar Syarkawi, Bapak Gumar Jaya, Ibu Lisa Anasti, Ibu Hj. Hamda Waris, Ibu Diana Irana, Ibu Indrawati Mustamin,” tambah Musyawir.
“Untuk kelancaran dan kemudahan ke depan, kita juga menggalakkan Program Tabungan Kurban. Terkait hal ini, administrasi keuangan akan dikoordinasikan langsung oleh Ibu Hj. Mardiah selaku Bendahara, dan nomor rekening resmi untuk penyetoran pun sudah disiapkan. Insya Allah, batas akhir koordinasi atau agenda berikutnya akan kita tindak lanjuti pada hari Jumat,” jelas Musyawir.
“Terakhir, mari kita merenungkan kembali esensi ibadah ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Kausar: “Inna a’tainakal-kausar. Fa salli lirobbika wanhar…”
Artinya, sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah. Ibadah kurban adalah bukti ketakwaan kita. Bahkan dalam sebuah riwayat diingatkan dengan tegas, janganlah mendekati tempat salat kami bagi mereka yang memiliki kemampuan namun enggan berkurban.
“Semoga Allah SWT menerima niat suci dan ibadah kurban kita semua, serta senantiasa merekatkan tali silaturahim di antara kita,” pungkasnya.
Penulis Denun









